Connect With Us

Remaja Tenggelam di Cisadane Belum Ditemukan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Desember 2019 | 15:33

Tim SAR Gabungan saat bersiap-siap untuk mencari Firman, 14, yang menjadi korban tenggelam di Kali Cisadane. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Firman, 14, remaja yang tenggelam di Sungai Cisadane, Panunggangan Barat, Kota Tangerang, pada Rabu (4/12/2019), hingga kini belum ditemukan.

Tim SAR gabungan yang berjumlah 70 personel pun kembali melanjutkan pencarian terhadap remaja malang itu.

Tim SAR Gabungan saat bersiap-siap untuk mencari Firman, 14, yang menjadi korban tenggelam di Kali Cisadane.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman mengatakan, mulai pagi tadi pihaknya sudah mengerahkan personel untuk menyusuri kali Cisadane hingga radous 2 kilometer dari lokasi tenggelamnya korban.

"Kami berdoa semoga cuaca dalam kondisi mendukung, agar tim SAR gabungan bisa secara optimal melakukan pencarian hingga korban ditemukan," ujarnya, Kamis (5/12/2019).

Ia juga menegaskan, rencana operasi SAR akan secara optimal dilakukan dengan membagi dua area pencarian.

Baca Juga :

Menurutnya, tim pertama melakukan pencarian secara visual dari lokasi kejadian hingga sejauh 1 kilometer.

Kemudian, tim kedua melakukan pencarian menggunakan perahu karet dengan pola creeping line search seluas 0,2 kilometer persegi.

"Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas PUPR Kota Tangerang yang berada di Pintu Air Sepuluh, apabila terlihat tanda-tanda dari korban," katanya.

Tim SAR Gabungan saat bersiap-siap untuk mencari Firman, 14, yang menjadi korban tenggelam di Kali Cisadane.

Sebelumnya, Firman diketahui tenggelam ketika akan menyeberangi Kali Cisadane pada Rabu (4/12/2019), sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa itu bermula saat korban bersama dengan dua rekannya ingin menuju rumah temannya yang berada di seberang Kali Cisadane dengan berenang.

Beberapa menit kemudian, kedua rekannya berhasil berenang hingga ke seberang kali. Sedangkan korban tertinggal di tengah akibat kelelahan dan berteriak minta tolong.

Melihat kejadian tersebut salah satu warga sekitar berusaha menolong. Namun karena tidak kuat menarik, korban akhirnya kembali terlepas dan tenggelam.(RAZ/HRU)

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill