Connect With Us

Santri Ditemukan Tewas di Sungai Cisadane

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 22 Januari 2020 | 19:06

Tim SAR saat mengevakuasi jasad yang mengambang di Sungai Ciadane, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria yang ditemukan mengambang di Sungai Ciadane, Kota Tangerang menggegerkan warga, Rabu (22/1/2020). Mayat tersebut telah dievakuasi petugas Basarnas.

Ternyata, mayat tersebut teridentifikasi bernama Ridho Fahri Habibie, 15, santri yang terseret arus Sungai Cisindang Barang, kelurahan Loji, Bogor Barat, Kota Bogor pada Minggu (19/1/2020).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman mengatakan korban ditemukan pada radius 30 km dari lokasi kejadian tepatnya di belakang Restoran Istana Nelayan, Kota Tangerang, Banten.

“Berkat sinergitas dari Tim SAR Gabungan, korban kita temukan sore tadi sekitar pukul 16.45 WIB kemudian untuk selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pada pencarian hari ini Tim SAR Gabungan dibagi menjadi tiga tim.

Kata dia, tim pertama melakukan pencarian visual dari Jembatan Cangkurawok hingga Ranca Bungur sejauh 2 km.

Tim kedua melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan rafting boat dari Ranca Bungur hingga Jembatan Grendong sejauh 20 km.

Sedangkan tim ketiga melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet dari Jembatan Grendong hingga Pintu Air 10 sejauh 45 km. 

“Selama pencarian kami melibatkan 150 orang Tim SAR gabungan,” ucapnya.

Sebelumnya pada Minggu sore (19/1/2020) sekitar pukul 16.30 WIB saat korban sedang bermain bersama empat rekannya di kawasan kali tersebut dengan saling menggendong satu sama lainnya.

Santri yang merupakan anak didik dari Pesantren Al Fakiyah ini tiba-tiba terlepas dan terjatuh dari gendongan temannya karena pada saat itu aliran kali cukup deras, korban pun akhirnya terseret arus kali dan hilang.

Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:02

Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill