Connect With Us

Warga Tangerang Sepakat Gugat Pengembang Taman Royal

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Maret 2020 | 20:28

Pohon pisang ditanam warga di jalan rusak layaknya kubangan di Perumahan Taman Royal sebagai bentuk protes. Jalan kubangan ini juga dimanfaatkan anak-anak untuk bermain becek-becekan. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–PT. Cahaya Baru Raya Realty (CBRR) selaku pengembang Perumahan Taman Royal digugat warganya karena persoalan jalan rusak. Perbaikan jalan rusak disebut hanya janji-janji saja. 

"Warga sudah gugat itu. Sidangnya akan dimulai pekan depan," ujar Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang saat ditemui di kediamannya Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (3/3/2020).

Berdasarkan riwayat, warga Perumahan Taman Royal sempat menggelar aksi pada 2018 silam menuntut pengembang memperbaiki jalan rusak. Namun, hanya janji karena hingga kini tak kunjungan diperbaiki.  

Pengembang juga kembali berjanji. Janji kali ini lebih serius. Tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani Ir Musyanif selaku pemilik PT. CBRR. 

Penandatanganan janji memperbaiki jalan itu dilakukan pada Rabu (22/1/2020) sambil disaksikan perwakilan Pemkot dan DPRD Kota Tangerang. 

Dalam surat pernyataan tersebut, pengembang selambat-lambatnya akan mulai mengerjakan perbaikan Jalan Boulevard Taman Royal 1 dan 3 pada 12 Februari sampai 15 Mei 2020. 

Sedangkan untuk Jalan Cempaka (sisi Apartemen Benteng Betawi) selambat-lambatnya diperbaiki tanggal 12 Maret sampai dengan 12 Mei 2020. 

Selain itu, masih dalam surat pernyataan, pihak pengembang juga siap untuk menyerahkan secara parsial Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Taman Royal ke Pemkot Tangerang.

Tetapi dengan terlebih dahulu dilakukan proses verifikasi secara bersama-sama antara pihak PT. CBRR dengan Dinas Perkim Kota Tangerang yang dimulai pada 3 Februari sampai 5 Maret 2020. 

Namun, warga kini kembali memanas. Mereka pun lagi-lagi melakukan aksi memancing ikan dan menanam pohon pisang di jalan rusak layaknya empang pada Minggu (1/3/2020). 

Sachrudin menyebut warga telah memeja hijaukan pengembang. Menurutnya, Pemkot Tangerang membantu warga dalam menyelesaikan kasus ini. 

"Kami mendorong kejaksaan, pengadilan, maupun kepolisian agar melakukan percepatan proses kasus ini dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Sekarang kami menunggu hasil pengadilan," katanya. 

Sachrudin menambahkan pihaknya berharap warga yang memenangkan kasus tersebut agar jalanan dapat diperbaiki pemerintah. 

"Kalau asetnya diserahkan langsung ke kami, kami langsung perbaiki," pungkasnya.(DBI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

BISNIS
Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kamis, 10 September 2026 | 22:13

Telkomsel menghadirkan program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara khusus di area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat (Jabotabek Jabar), sebagai wadah interaktif bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill