Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com–Provinsi Banten dinyatakan berstatus kejadian luar biasa (KLB) terkait penyebaran wabah virus corona (Covid-19).
Mengisolasi Tangerang atau lockdown pun belum direncanakan. Pusat perbelanjaan masih beroperasi seperti biasa. Salah satunya pusat kuliner Pasar Lama.
Destinasi kuliner di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang yang setiap hari ramai dikunjungi masyarakat itu tetap dibuka.
Namun, warga diimbau tetap waspada terkait penyebaran virus corona. Sebab, penyebaran virus tersebut cukup berkembang.
Saat ini di Banten kasus orang dalam pengawasan jumlahnya 28, dan orang dalam pemantauan 35 kasus.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan pusat perbelanjaan terutama Pasar Lama masih beroperasi seperti biasa.
"Pasar lama sama semua pusat pertokoan dibuka," ujarnya di Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (15/3/2020).
Kendati dibuka, Arief meminta pengelola maupun pedagang di Pasar Lama menyediakan hand sanitizer bagi pengunjung.
"Terus sering-sering menyemprotkan disinfektan juga," katanya.
Arief menambahkan pusat kuliner maupun pusat pertokoan di Kota Tangerang tak bisa ditutup karena merupakan kebutuhan masyarakat.
"Nanti kalau pasar ditutup malah masyarakat bingung mau belanja dan makan di mana," tuturnya.
Ia juga mengimbau warga untuk tidak panik, tetapi tetap waspada terkait penyebaran virus corona. Ia ingin warga melakukan aktivitas apapun dan di mana pun untuk mengutamakan kebersihan.
"Jadi, sekarang masyarakat yang demam, pilek, sesak nafas dan bergejala virus corona untuk segera meriksa diri untuk penanganan," pungkasnya.(RMI/HRU)
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGKetua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews