Connect With Us

Diberitakan Terlantar, Nenek 140 Tahun di Tangerang Ternyata Masih Diurus Keluarga 

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 19 April 2020 | 18:58

Camat Periuk Maryono Hasan didampingi petugas Dinas Sosial bersama keluarga Hatima mengklarifikasi informasi ditelantarkannya Hatima, Minggu (19/4/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Beberapa hari terakhir, sempat viral di sosial media terkait sosok nenek berusia 140 tahun, Hatima, karena dikabarkan hidupnya susah dan ditelantarkan keluarganya. 

Namun ternyata, nenek yang tinggal di Kampung Sangiang, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang itu masih diurusi keluarganya. 

"Dia masih diurusi keluarganya," kata Maryono Hasan, Camat Periuk saat mengunjungi kediaman Hatima, Minggu (19/4/2020).

Hatima memliki lima orang anak. Tiga diantaranya tinggal satu RT dengan Hatima, satu berbeda RT dan satu lagi tinggal di Kalideres. 

Maryono mengatakan seluruh anaknya masih mempedulikan Hatima. "Anaknya ada lima dan masih peduli. Bukan seperti berita yang beredar," ungkapnya. 

Camat Periuk Maryono Hasan didampingi petugas Dinas Sosial bersama keluarga Hatima mengklarifikasi informasi ditelantarkannya Hatima, Minggu (19/4/2020).

Rumah bekelir hijau yang dimukim Hatima terlihat masih layak. Menurut Maryono, rumah Hatima telah dibedah pemerintah pada 2013.

Maryono mengeklaim, pemerintah mempedulikan Hatima. Menurutnya, Hatima kini masih termasuk dalam penerima Program Keluarga Harapan (PKH). 

"Keluarganya masih tercatat menerima program PKH melalui Sunata (menantu Hatima)," katanya. 

Maryono menambahkan, Hatima juga dalam waktu dekat akan menerima bantuan terdampak COVID-19.  "Jadi, nanti kami bantu lagi lewat program bantuan terdampak corona," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill