Connect With Us

Pemkot Tangerang Siapkan Rumah Singgah untuk Isolasi Pasien Corona

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 22 April 2020 | 16:39

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan rumah singgah untuk isolasi mandiri bagi penderita virus Corona atau COVID-19. 

"Sudah kami siapkan," kata Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang saat ditemui di gedung MUI Kota Tangerang, Rabu (22/4/2020). 

Sachrudin mengatakan rumah singgah untuk penderita COVID-19 berada di Rumah Perlindungan Sosial (RPS). 

RPS lokasinya di samping kantor Dinas Sosial di Neglasari Kota Tangerang. RPS selama ini dimanfaatkan untuk penginapan orang lanjut usia (lansia). 

"Rumah singgahnya di Dinsos," katanya. 

Namun, belum diketahui jumlah kamar yang akan digunakan untuk isolasi mandiri bagi penderita COVID-19 di RPS tersebut. 

"Saya enggak hafal (jumlah kamarnya)," pungkasnya. 

Seperti diketahui, Kabupaten Tangerang telah memiliki rumah singgah untuk isolasi mandiri bagi penderita virus Corona di Griya Anabatic. Sedangkan Tangsel telah memiliki Rumah Lawan COVID-19. (RMI/RAC)

BANTEN
Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:11

Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill