Connect With Us

Disaksikan Nus Kei, 11 Reka Adegan Penyerangan Kelompok Jhon Kei di Green Lake

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 24 Juni 2020 | 17:04

Suasana rekonstruksi penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap rumah Nus Kei di Cluster Australia, Kompleks Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (24/6/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap rumah Nus Kei, Rabu (24/6/2020).

Rekonstruksi yang berlangsung di Cluster Australia, Kompleks Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang ini disaksikan Nus Kei.

"Terdapat 11 adegan di sini (Cluster Australia) yang merupakan lokasi ketiga.  Tapi nanti ada sub-sub adegan lagi dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Suasana rekonstruksi penyerangan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap rumah Nus Kei di Cluster Australia, Kompleks Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (24/6/2020).

Rekonstruksi adegan diperagakan oleh para tersangka atau kelompok John Kei. Kejadian pertama adalah olah kejadian pada saat kelompok tersebut berhenti di pintu gerbang utama klaster Australia.

Pada saat itu terlihat, komplotan John Kei melakukan intimidasi kepada sejumlah satpam yang berjaga di pintu depan, dengan cara menodongkan senjata tajam dan mengejarnya hingga masuk ke dalam klaster.

Lalu, tersangka lain mendorong pintu otomatis gerbang perumahan dan menerobos masuk ke dalam klaster. 

Tersangka lain sempat mengambil ponsel dan walkie talkie atau alat untuk berkomunikasi jarak dekat. Barulah mobil tersangka lain yakni Fortuner dan Innova masuk ke dalam kluster dan menuju kediaman Nus Kei yang hanya berjarak 200 meter.

Kemudian para tersangka langsung masuk dan melakukan pengerusakan terhadap rumah nomor 52 tersebut. 

Mereka melemparkan barble ke kaca jendela depan rumah.  Menghantamkan benda tumpul lainnya, serta meneriakan berbagai macam ancaman kepada siapa saja yang berada di rumah tersebut.

Setelah melakukan pengerusakan, reka adegan berikutnya adalah terjadi adegan terakhir di gerbang klaster. 

Mobil para tersangka tersebut menabrak gerbang dan melakukan intimidasi kepada anggota Satpam di gerbang. Seperti menabrak Satpam dan juga mengeluarkan timah panas.(RMI/HRU)

WISATA
Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 | 10:06

Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

NASIONAL
Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Senin, 27 Juli 2026 | 14:28

Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK). 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill