Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com–Andreansa, 44, pengendara ojek online (ojol) yang menjadi korban penembakan kelompok John Kei di Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang kondisinya sudah mulai pulih. Saat ini, dia masih berada di RSUD Kabupaten Tangerang.
"Alhamdulilah seperti hari ini kita lihat kondisinya sudah membaik, sudah dilakukan operasi kemarin dan hari ini dia akan pulang," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto saat menjenguk Andreansa, Selasa (23/6/2020).
Andreansa yang mengalami luka tembak di jempol kaki kiri tersebut masih terbaring di kamar rumah sakit. Kakinya ditutupi perban.
Saat ditemui Kapolres, dia pun sudah bisa berinteraksi dan menjawab sejumlah pertanyaan.
Dikatakan Kapolres, Andreansa merupakan salah satu saksi yang mengetahui aksi kelompok John Kei di Cluster Australia, Green Lake, pada Minggu (21/6/2020) lalu.
Baca Juga :
"Korban juga melihat saat pertama terdengar letusan," kata Kapolres.
Kapolres menyebut istri Andreansa telah membuat laporan polisi ke Polres Metro Tangerang Kota pada Senin (22/6/2020) malam, untuk tindak lanjut kasus di Green Lake ini.
"Yang bersangkutan melalui istrinya sudah membuat laporan. Itu sebagai dasar proses penyidikan lebih lanjut," ucapnya.
Masyarakat di Kota Tangerang juga diimbau agar tidak perlu khawatir dengan aksi-aksi premanisme yang membuat resah.
Sebab, pihak kepolisian telah berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
"Kita ciptakan situasi dan kondisi kamtibmas lebih kondusif di semua lini dan wilayah. Kita akan tindak tegas kelompok aksi dan premanisme," pungkas Kapolres. (RAZ/RAC)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGBaterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews