Connect With Us

Begini Kondisi Ojol Korban Penembakan di Green Lake

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:15

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto saat menjenguk Andreansa, korban penembakan kelompok John Kei di RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (23/6/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Andreansa, 44, pengendara ojek online (ojol) yang menjadi korban penembakan kelompok John Kei di Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang kondisinya sudah mulai pulih. Saat ini, dia masih berada di RSUD Kabupaten Tangerang. 

"Alhamdulilah seperti hari ini kita lihat kondisinya sudah membaik, sudah dilakukan operasi kemarin dan hari ini dia akan pulang," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto saat menjenguk Andreansa, Selasa (23/6/2020).

Andreansa yang mengalami luka tembak di jempol kaki kiri tersebut masih terbaring di kamar rumah sakit. Kakinya ditutupi perban.

Saat ditemui Kapolres, dia pun sudah bisa berinteraksi dan menjawab sejumlah pertanyaan.

Dikatakan Kapolres, Andreansa merupakan salah satu saksi yang mengetahui aksi kelompok John Kei di Cluster Australia, Green Lake, pada Minggu (21/6/2020) lalu.

Baca Juga :

"Korban juga melihat saat pertama terdengar letusan," kata Kapolres.

Kapolres menyebut istri Andreansa telah membuat laporan polisi ke Polres Metro Tangerang Kota pada Senin (22/6/2020) malam, untuk tindak lanjut kasus di Green Lake ini. 

"Yang bersangkutan melalui istrinya sudah membuat laporan. Itu sebagai dasar proses penyidikan lebih lanjut," ucapnya.  

Masyarakat di Kota Tangerang juga diimbau agar tidak perlu khawatir dengan aksi-aksi premanisme yang membuat resah.

Sebab, pihak kepolisian telah berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. 

"Kita ciptakan situasi dan kondisi kamtibmas lebih kondusif di semua lini dan wilayah. Kita akan tindak tegas kelompok aksi dan premanisme," pungkas Kapolres. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Tarif Listrik Juli-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Berlaku Subsidi dan Nonsubsidi

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:15

Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.

HIBURAN
Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:42

Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill