Connect With Us

Ini Identitas Ojol Tewas Terlindas Truk di Cipondoh 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 September 2020 | 13:40

Suasana di Jalan Ahmad Dahlan dekat Perumahan Griya Permata, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh setelah insiden kecelakaan yang menewaskan pengemudi ojek online (Ojol), Kota Tangerang, Minggu (20/9/2020) malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Identitas pengendara ojek online (Ojol) yang tewas terlindas truk di Jalan Ahmad Dahlan dekat Perumahan Griya Permata, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, diketahui.

Korban bernama Isman Suryadi, yang berdomisili di Duri, Jakarta Barat. Insiden kecelakaan yang terjadi pada Minggu (20/9/2020) malam ini, berawal saat korban melintas menuju arah Ciledug. 

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha menyalip truk. Namun, upaya menyalip ini gagal karena korban tersenggol pengendara motor lainnya. 

"Jadi, korban gagal nyalip karena tersenggol pemotor. Setelah itu, korban jatuh dan terlindas truk," ujar Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom, Senin (21/9/2020).

Akibat insiden nahas tersebut, korban yang sedang tidak mengangkut penumpangini pun meninggal di lokasi kejadian, karena mengalami luka berat setelah terlindas truk.  "Korbannya meninggal," katanya. 

Insiden kecelakaan ini kemudian ditangani Satlantas Polres Metro Tangerang Kota. Belum diketahui apakah pengendara truk tersebut diamankan atau tidak. Sebab, Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Jamal Alam belum memberikan respon ketika dikonfirmasi.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Asal Usul Kampung Pakojan di Kota Tangerang, Berawal dari Tokoh yang Pernah Menimba Ilmu di Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 | 12:48

Nama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill