Connect With Us

Tergelincir Saat Nyalip Bus, Mahasiswa Tangsel Tewas di Ciputat

Rachman Deniansyah | Rabu, 16 September 2020 | 13:52

Seorang pria Chairul Anwar, 22, mahasiswa Tangsel tewas bersimbah darah di Jalan  Ir H Djuanda, Kecamatan Ciputat, Selasa (15/9/2020) malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Guyuran hujan yang turun sejak sore hingga malam hari membuat jalan di wilayah Tangerang Selatan menjadi basah dan licin.

Kondisi ini pun sempat memakan korban. Seperti kecelakaan maut yang menewaskan Chairul Anwar, 22, mahasiswa Tangsel di Jalan  Ir H Djuanda, Kecamatan Ciputat, Selasa (15/9/2020) malam. 

Akibat tergelincur di jalan yang licin itu, korban yang melintas dari arah Jakarta menuju Tangsel itu kehilangan kendalinya. 

"Diduga korban kurang hati-hati pada kondisi jalan yang licin sehabis hujan, sehingga korban tergelincir dan terjatuh," ujar Kanit Laka Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangsel Iptu Dady Arsha saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020).

Nahasnya saat tergelincir itu, korban diduga sedang ingin mendahului kendaraan roda empat berjenis bus. "Korban tergelincir dan jatuh di sisi kiri bus," imbuhnya.

Akibat insiden itu, korban mengalami cidera serius di bagian kepala dan kehilangan nyawanya.

"Korban tewas karena mengalami cidera pada bagian kepala. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUP Fatmawati," jelas Dady.

Sementara itu, hingga saat ini kendaraan bus yang hendak didahului korban saat kejadian terjadi belum diketahui identitasnya, karena langsung melarikan diri. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Tergelincir Akibat Jalan Licin, Mahasiswa Tangsel Tewas saat Ingin Menyalip Guyuran hujan yang turun sejak sore hingga malam hari membuat jalan di wilayah Tangerang Selatan menjadi basah dan kerap membahayakan pengendara sepeda motor, lantaran dapat tergelincir akibat jalan yang licin. Seperti kecelakaan maut yang menewaskan Chairul Anwar, 22, seorang mahasiswa Tangsel saat melintas di Jalan Ir.H.Djuanda, Ciputat, tepatnya di depan Selamat Jaya Motor, Selasa (15/9/2020) malam. Akibat terpeleset jalan yang licin itu, korban yang melintas dari arah Jakarta menuju Tangsel itu kehilangan kendalinya. "Diduga korban kurang hati-hati pada kondisi jalan yang licin sehabis hujan, sehingga korban tergelincir dan terjatuh," ujar Kanit Laka Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Iptu Dady Arsha saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020). Nahasnya saat tergelincir itu, korban diduga sedang ingin mendahului suatu kendaraan roda empat yang diduga berjenis bus. "Korban tergelincir dan jatuh di sisi kiri bus," imbuhnya. Akibat insiden itu, korban mengalami cidera serius di bagian kepala dan korban pun kehilangan nyawanya. "Akibat kejadian tersebut korban mengalami cidera pada bagian kepala dan selanjutnya dievakuasi ke RSUP Fatmawati," jelas Dady.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill