Connect With Us

Jualan Takjil di Pasar Lama Tangerang Diizinkan dengan Prokes Ketat

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 14 April 2021 | 15:46

Warga saat memilih aneka takjil untuk menu berbuka puasa di kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang. Warga dan pedagang tepat menerapkan protokol kesehatan COVID-19. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Tangerang memperbolehkan para pedagang takjil berjualan terutama di kawasan kuliner Pasar Lama saat Ramadan 2021 di tengah pandemi COVID-19. 

 

"Diperbolehkan," ujar Ahmad Zuldin, Camat Tangerang, Rabu (14/4/2021). 

Meski diperbolehkan berjualan, tetapi tetap harus mengetatkan protokol kesehatan karena masih dalam masa pandemi corona. 

 

"Untuk jualan takjil dengan pedoman prokes yang ketat dan disiplin," katanya. 

 

Adapun bagi pedagang dan pembeli yang didapati berkerumun, para petugas dari Satgas COVID-19 akan membubarkannya. Camat meminta Satgas COVID-19 harus berperan andil dalam pengawasan tersebut. 

 

"Masa PPKM, satgas COVID-19 hingga tingkat RT perlu andil pengawasan," tuturnya. 

 

Seperti diketahui, kawasan Pasar Lama Tangerang menjadi pusat kuliner bagi warga Kota Tangerang. Adapun di bulan Ramadan 2021 ini, para pedagang takjil menjajakan beragam menu buka puasa. Pantauan di hari pertama bulan puasa, kawasan Pasar Lama masih tampak sepi.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

KAB. TANGERANG
223 Ribu Kasus TBC Belum Terdeteksi, Kemenkes Massifkan Skrining Lewat CGK

223 Ribu Kasus TBC Belum Terdeteksi, Kemenkes Massifkan Skrining Lewat CGK

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan perluasan pemeriksaan penyakit tuberkulosis (TBC) melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna mencari lebih banyak kasus penyakit tersebut di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill