Connect With Us

Tawuran Pelajar di Kali Sabi Tangerang, Dua Diamankan Petugas Keamanan Pabrik

Tim TangerangNews.com | Selasa, 18 Januari 2022 | 18:30

Kedua pelajar menggenggam sebilah senjata tajam jenis celurit diamankan masyarakat setempat. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kenakalan pelajar di Kota Tangerang terus terjadi. Peristiwa tawuran kembali terulang di Kali Sabi, Uwung Jaya, Kota Tangerang pada Selasa 18 Januari 2022 sekitar pukul 14.00 siang tadi. 

Tampak para pelajar seperti tak memikirkan masa depan mereka.  Tak pelak, masyarakat sekitar yang khawatir dengan seringnya kejadian tersebut menyatakan, jika mereka sama sekali tak terpelajar serta tak menghiraukan motto kota ini yang dinyatakan akhlakul karimah. 

“Masyarakat yang kesal akhirnya berhasil mengamankan dua orang pelajar yang membawa senjata tajam berupa celurit. Dua orang tersebut diamankan petugas keamanan pabrik di sekitar,” terang Muhammad kepada TangerangNews, hari ini. 

Sebelumnya pada Sabtu 11 Desember 2021 lalu, satu orang pelajar SMPN 15 telah diamankan petugas di Jalan Prabu Kian Santang , Jatiuwung, Kota Tangerang. Saat ditangkap, petugas yang menyita tas pelajar tersebut menemukan celurit.

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill