Connect With Us

Minyak Goreng Langka dan Mahal, Pemkot Tangerang Gelar Operasi Pasar

Tim TangerangNews.com | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:54

Pemkot Tangerang akan gelar operasi pasar minyak goreng. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM bakal menggelar operasi pasar minyak goreng dengan menyiapkan 5.000 liter. 

Langkah tersebut diambil menyusul sulitnya masyarakat mendapatkan minyak goreng di pasaran belakangan ini. Selain itu, harga minyak goreng saat ini masih terbilang tinggi. 

“Dinas Perindagkop dan UKM akan menyiapkan 5.000 liter minyak goreng  dan akan disebar di 13 kecamatan,” kata Kabid Perdagangan Shandy Sulaeman di Tangerang, Rabu 23 Februari 2022.

 

Shandy menjelaskan, Dinasperindagkop dan UKM Kota Tangerang telah berkoordinasi dengan Bulog dan distributor untuk mengadakan operasi pasar yang direncanakan akan digelar pada pekan depan. 

Sedangkan terkait ketersediaan stok, Shandy mengatakan Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tangerang memastikan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan Ramadan mendatang.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill