Connect With Us

Zaki, Arief dan Ben Bicara Provinsi Tangerang Raya

Tim TangerangNews.com | Minggu, 10 April 2022 | 15:44

Tiga Kepala Daerah di wilayah Tangerang Raya berkumpul dalam acara Diskusi Publik di Kampung Pink, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada malam akhir pekan ini. (@TangerangNews / Denny Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Tiga Kepala Daerah di wilayah Tangerang Raya berkumpul dalam acara Diskusi Publik di Kampung Pink, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada malam akhir pekan ini. Mereka membahas dalam tema Bagaimana Tangerang Raya Hadapi Fase Endemi.

Dalam diskusi tersebut suasana tiba-tiba saja mencair. Ketika Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie berseloroh mengenai Provinsi Tangerang Raya. 

Hal itu disambut tawa oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang ada di sebelah Benyamin. Bahkan diiringi dengan sayup-sayup tepuk tangan dari penonton yang hadir.

"Ini kalau 3 Kepala Daerah Tangerang kumpul ada yang ketakutan. Jadi dah (Provinsi) Tangerang Raya," ujar pria yang akrab disapa Bang Ben tersebut tampak senyum-senyum simpul.

"Apa mau dikata," timpal Arief melepas tawa terbahak-bahak. 

Bahkan Zaki juga melempar candaan kepada rekannya 2 Kepala Daerah itu. Suasana pun tambah hangat dengan respon dari sang Bupati.

"Kalau Tangerang enggak ada pemekaran enggak ada juga dua orang ini (Arief dan Benyamin," kata Zaki diiringi gemuruh riuh rendah penonton.

Kota Tangerang dan Tangerang Selatan memang menjadi bagian pemekaran Kabupaten Tangerang. Zaki menyebut pemekaran wilayah bukan lah barang haram.

"Tapi harus juga kajian matang. Seperti yang belakangan ini ramai ada rencana pemekaran Tangerang Tengah. Meliputi wilayah Kelapa Dua, Pagedangan, Legok dan sekitarnya," ungkap pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Golkar DKI Jakarta itu.

Dirinya juga menjelaskan posisi Pendopo Bupati yang lokasinya berada di Jalan Kisamaun Kota Tangerang setelah adanya pemekaran Jawa Barat di wilayah Banten. Menurutnya saat itu Pendopo memang diperoyeksikan sebagai titik pusat pembentukan Provinsi Tangerang Raya atau tidak bergabung dengan DKI Jakarta.

"Pertumbuhan penduduk Tangerang Raya memang tinggi. Di Kabupaten Tangerang saja ada 3,6 juta jiwa, Kota Tangerang ada 1,8 dan Tangsel 1,4 juta jumlah penduduknya. Total bisa sampai 8 juta orang warganya," tutur Zaki.

Oleh karena itu menurutnya pemekaran wilayah untuk mempercepat pelayanan yang baik kepada masyarakat. Bahkan wilayah Tangerang Utara pun sempat berencana untuk dimekarkan wilayahnya.

"Untuk di Tangerang Utara masih tunggu waktu karena area pantai. Kalau Tangerang Tengah sudah ada embrionya," paparnya.

Mendengar penjelasan lengkap Zaki, para hadirin yang datang pun terlihat senang. Malah ada sebagian penonton yang meminta Zaki memimpin Tangerang Raya jika menjadi Provinsi.

Hal itu pun mendapat sambutan baik dari kedua sahabatnya yakni Arief serta Benyamin. "Gagasan jitu itu (Zaki jadi Gubernur Tangerang Raya," celetuk keduanya terlihat senyum manis tersungging dari bibirnya.

"Kabupaten Tangerang satu-satunya wilayah yang punya 4 Polres dan 2 Polda. Memang saya ini sudah diajarin jadi Gubernur," canda Zaki sambil mengumbar tawa. (dik)

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

NASIONAL
Ini Penampakan Logo HUT Ke-81 RI, Menang Voting 44 Persen dari 68 Ribu Suara

Ini Penampakan Logo HUT Ke-81 RI, Menang Voting 44 Persen dari 68 Ribu Suara

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:23

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang akan digunakan pada seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan tahun 2026.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill