Connect With Us

Jajaran Pemkot Tangerang Diminta Proaktif Pembaruan Data Penerima Bansos

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 April 2022 | 17:54

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menginstruksikan kepada jajaran Pemkot Tangerang untuk melakukan validasi dan juga pembaruan data penerima manfaat ketika penyaluran dana bantuan dilakukan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menginstruksikan kepada jajaran Pemkot Tangerang untuk melakukan validasi dan juga pembaruan data penerima manfaat ketika penyaluran dana bantuan dilakukan.

"Jadi bisa diketahui siapa yang masih layak menerima dan siapa yang sudah sejahtera. Agar dana yang disalurkan bisa diterima dan bermanfaat oleh yang tepat sesuai ketentuan," ungkapnya saat meninjau penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi masyarakat di Kecamatan Karawaci, Senin 18 April 2022.

Arief meminta agar masyarakat pro aktif dalam melaporkan kondisi keluarganya apabila telah graduasi dari penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

"Pemkot dan masyarakat bisa saling bantu dalam hal keabsahan data," katanya.

Arief juga berkesempatan melihat produk-produk hasil produksi UMKM lokal Kecamatan Karawaci yang dipamerkan dalam bazar yang digelar bersamaan dengan penyaluran bantuan sosial.

"Produk-produknya sudah bagus, hanya tinggal diperkuat bahwa ini adalah makanan khas Kota Tangerang," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:04

Jajaran Unit Reskrim Polsek Batuceper Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran obat keras jenis Tramadol dalam jumlah besar.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill