Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS.com-Tiga ekor hewan ternak di Kota Tangerang mati akibat terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa 28 Juni 2022).
"Benar terdapat tiga yang mati (karena PMK)," ungkap Ibnu Ariefyanto, Kabid Pertanian Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.
DKP Kota Tangerang mencatat ada 825 hewan ternak yang terjangkit PMK. Namun, tiga di antaranya tidak terselamatkan.
Menurut Ibnu, ketiga hewan tersebut terpaksa dipotong sebelum Hari Raya Idul Adha 1443 H karena tidak sembuh dari PMK.
"Itu kan sakit, potong paksa itu potong bukan waktunya. Jadi kena PMK enggak mau makan, jadi dipotong paksa itu untuk menyelamatkan dia yang sudah capek diobati," jelasnya.
Dia menyebut, daging hewan yang terkena PMK aman untuk dikonsumsi bila dimasak secara benar dan matang. Selain itu, jika ingin dikonsumsi jangan makan beberapa bagian dari sapi seperti kepala, lidah, dan perut.
"Menurut MUI itu boleh. Kalau dari segi kesehatan walaupun itu terpapar PMK itu tidak apa-apa dagingnya," terang Ibnu.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews