Connect With Us

Duh! 3 Ekor Ternak di Kota Tangerang Mati Akibat PMK

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 28 Juni 2022 | 19:28

Seekor sapi diperiksa kesehatanya di tengah wabah peyakit mulut dan kuku (PMK) melanda hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Tiga ekor hewan ternak di Kota Tangerang mati akibat terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa 28 Juni 2022).

"Benar terdapat tiga yang mati (karena PMK)," ungkap Ibnu Ariefyanto, Kabid Pertanian Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.

DKP Kota Tangerang mencatat ada 825 hewan ternak yang terjangkit PMK. Namun, tiga di antaranya tidak terselamatkan.

Menurut Ibnu, ketiga hewan tersebut terpaksa dipotong sebelum Hari Raya Idul Adha 1443 H karena tidak sembuh dari PMK.

"Itu kan sakit, potong paksa itu potong bukan waktunya. Jadi kena PMK enggak mau makan, jadi dipotong paksa itu untuk menyelamatkan dia yang sudah capek diobati," jelasnya.

Dia menyebut, daging hewan yang terkena PMK aman untuk dikonsumsi bila dimasak secara benar dan matang. Selain itu, jika ingin dikonsumsi jangan makan beberapa bagian dari sapi seperti kepala, lidah, dan perut. 

"Menurut MUI itu boleh. Kalau dari segi kesehatan walaupun itu terpapar PMK itu tidak apa-apa dagingnya," terang Ibnu.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

BANDARA
Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Polisi Temukan Paket Kiriman Isinya 8,3 Kg Sabu di Kargo Bandara Soetta, Nilainya Rp10 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 | 22:52

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill