Connect With Us

Ya Tuhan! 253 Hewan Kurban di Kota Tangerang Terpapar Penyakit Kuku dan Mulut

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 13 Juni 2022 | 20:51

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat diwawancarai awak media di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Senin 13 Juni 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 253 hewan kurban di Kota Tangerang terkonfirmasi positif penyakit kuku dan mulut (PMK) menjelang satu bulan perayaan Idul Adha 2022. 

“Iya benar positif suspek PMK, ditemukannya baru kemarin,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Senin 13 Juni 2022.

Dari 253 ekor sapi yang terpapar PMK tersebut, 34 persen di antaranya sudah dinyatakan sembuh setelah dilakukan pengobatan oleh tim dokter dan peternak.

“Terhadap 253 hewan yang terpapar PMK tersebut terus diberikan pengobatan oleh tim dokter termasuk oleh para peternak sapi yang ada di Kota Tangerang,” jelasnya.

Adapun 253 ekor hewan kurban yang diperiksa masuk ke Kota Tangerang tersebut sebenarnya sudah memiliki sertifikat sehat, tetapi setelah tiga hari kemudian dilakukan pemeriksaan, ternyata terpapar PMK.

“Maka, sebagai bentuk pencegahan, 14 hari sebelum hari raya kurban (Idul Adha) kita setop, tidak ada lagi hewan masuk ke Kota Tangerang,” kata Arief.

Arief menambahkan, hewan kurban yang terpapar PMK ini berasal dari berbagai daerah seperti Banyuwangi Jawa Timur, dan Purwakarta Jawa Barat.

“Menurut saya masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah Kota Tangerang akan terus memantau hewan-hewan kurban yang ada. Mudah mudahan pada saat berkurban nanti, semua hewan-hewan tersebut dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurban,” pungkasnya.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill