Connect With Us

Ganti Rugi Tidak Sesuai, Korban Investasi Datangi Rumah Yusuf Mansur di Cipondoh Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:56

Sejumlah korban dugaan investasi bodong mendatangi kediaman Ustaz Yusuf Mansur di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu, 24 Agustus 2022. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah orang yang menjadi korban dugaan investasi bodong mendatangi kediaman Ustaz Yusuf Mansur di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu, 24 Agustus 2022. 

Para korban ini mengaku berasal dari kelompok Tim Task Force Jabal Nur (JBN), sekumpulan investor batu bara di Kalimantan Selatan yang mengeluarkan dana puluhan miliar.

Kedatangan mereka untuk membacakan mubahalah atau sumpah terkait peristiwa sebenarnya dari kasus ini, lantaran dalam dua agenda mediasi sebelumnya Ustaz Yusuf Mansur tidak hadir.

Dalam isi mubahalah tersebut mereka menyebut jika Ustaz Yusuf Mansur berjanji untuk membayar ganti rugi.

"Ketika (investasi) ini macet atau gagal bayar, demi Allah. Yusuf Mansur datang ke kami, dia mengatakan kepada jamaah bahwa ia akan menyelesaikan permasalahan ini dengan mencicil," ujar Zaini Mustofa, salah satu korban.

Sementara itu, Nur Khaliek, Ketua Task Force Jabal Nur mengatakan, Yusuf Mansur secara terang-terangan di sejumlah media membuat narasi yang melenceng, seperti mengaku telah mengembalikan seluruh dana investasi kepada para investor.

Menurutnya, Yusuf Mansur hanya menyicil sebagian kerugian dari para investor. Namun jumlah yang dicicil sangatlah kecil.

"Dicicil ada, tapi untuk saya itu hanya dicicil Rp10 juta dari total kerugian Rp500 juta," Ujar Nur Khaliek yang kala itu mengenakan kaos bertuliskan Ustaz Yusuf Mansur Kembalikan Uang Kami.

Kini pada anggota JBN mengaku telah memasrahkan kerugian atas dugaan investasi bodong yang dilakukan oleh Ustaz Yusuf Mansur. Meski demikian, untuk proses hukum tetap dilanjutkan. 

Arie Sunarya, Kuasa Hukum Ustaz Yusuf Mansur mengatakan kasus ini sedang dalam tahap persidangan dan masih ditahap mediasi.

"Seperti yang kami sampaikan, belum ada putusan positif dari pengadilan yang mengatakan bahwa Yusuf Mansur yang bertanggung jawab atas tuduhan-tuduhan tersebut," katanya.

Arie meminta untuk segala pihak yang terlibat agar bersama-sama menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

Pantauan TangerangNews, tampak pembacaan mubahalah tersebut menjadi tontonan warga sekitar. Ustaz Yusuf Mansur sendiri tidak berada di lokasi, sehingga kedatangan dari JBN hanya disambut oleh kuasa hukum.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

BANTEN
Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Senin, 5 Oktober 2026 | 10:39

Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.

TANGSEL
Oknum Guru Tersangka Pelecehan Siswi Dinonaktifkan, Sekolah ICM Serpong Perketat Pengawasan

Oknum Guru Tersangka Pelecehan Siswi Dinonaktifkan, Sekolah ICM Serpong Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 | 20:40

Pihak Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengambil langkah tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi yang melibatkan salah satu oknum tenaga pengajarnya berinisial NA, 49.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill