Connect With Us

Persikota Tangerang Hormati Keputusan Penghentian Kompetisi Buntut Tragedi Kanjuruhan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 5 Oktober 2022 | 20:01

Pemain Persikota Tangerang saat selebrasi setelah mencetak gol ke arah gawang lawan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Manager Persikota Tangerang Mahdiar mengatakan, pihaknya menghormati keputusan penghentian sementara kompetisi Liga 3 Banten 2022 terkait tragedi Kanjuruhan Malang.

"Kita sudah terima surat resmi dan pemberitahuan dari Asprov untuk penghentian sementara lanjutan kompetisi Liga 3 Indonesia 2022 wilayah Banten," kata Mahdiar dilansir dari Antara, Rabu, 5 Oktober 2022.

Mahdiar menuturkan, manajemen dan pemain Persikota akan rapat bersama untuk menyikapi keputusan penundaan pertandingan tersebut.

"Kita akan menjaga fisik pemain selama proses penghentian sementara kompetisi ini. Sebab kita sudah main dua kali dan berhasil meraih kemenangan," tuturnya.

Ia juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa di Kanjuruhan Malang dan berharap menjadi pelajaran bagi semua pihak agar insiden semacam ini tak terulang.

Sebagai informasi, Persikota Tangerang berlaga dalam Liga 3 Banten 2022 dan masuk dalam grup C bersama Persic, Persipan, Kenekes FC dan Putra Tangerang FC.

SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill