Connect With Us

Viral Macet Parah di Perlintasan Stasiun Poris Tangerang, Ambulans Tidak Diberi Jalan

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 11 November 2022 | 17:56

Potongan video mobil ambulans terjebak kemacetan parah di Perlintasan Stasiun Poris Plawad, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Jumat 11 November 2022, pagi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Beredar video di media sosial yang memperlihatkan kondisi macet parah di Perlintasan Kereta Api, dekat Stasiun Poris Tangerang, Jalan Maulana Hasanuddin, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Jumat 11 November 2022, pagi. 

Pasalnya kemacetan tersebut menyebabkan mobil Ambulans tidak bisa melintas, lantaran terjebak di antara ratusan kendaraan yang menumpuk di lokasi.

Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @Jeme_tubo, terlihat kondisi macet parah di kedua sisi ruas jalan. 

Nampak seorang pengendara yang berteriak meminta pengendara lain untuk membuka jalan, karena satu unit Ambulans yang sedang membawa pasien tidak bisa lewat.

"Motor putar balik, putar balik itu ada Ambulans. Woy, pada kaga ngerti lu, Ambulans itu, malah ditutup semua gila lu!" ujar pengendara sepeda motor Supra X 125 dalam video.

Namun, akibat kondisi jalan yang teramat penuh dengan kendaraan, para pengendara pun kesulitan untuk membuka jalan, meski sudah ada seorang petugas Dishub setempat yang membantu.

Hingga tulisan ini dibuat, belum diketahui bagaimana keadaan lebih lanjut dari pasien dalam Ambulans tersebut.

Masih di akun yang sama, video lain memperlihatkan para pengendara yang berebutan untuk melintas.  Padahal, bunyi peringatan sudah terdengar menandakan kereta yang tengah melaju sudah dekat. Akibatnya satu mobil nyaris tertabrak.

Unggahan video tersebut kemudian menuai beragam tanggapan dari warganet. Menurut warganet, perlintasan kereta api tersebut memang sudah terkenal macet sejak dahulu, terutama di jam sibuk seperti pagi atau sore.

"Ya allah, tega banget, ada ambulance malah dihalangi, semoga allah melindungi orang di dlmnya," tulis @liliswidaningsih51.

"Udh gak heran di stasiun Poris mah," tulis @Candra Umardi.

"Ini mah tiap hari begini.. kacau banget daerah stasiun poris..," tulis @v1t.

"Stasiun poris emang udah langganan macet nya udah gitu banyak motor yang lawan arus yang makin bikin macet," tulis @Ananda.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill