Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria membawa kabur sepeda motor jenis Honda Scoopy, dengan modus pura-pura tes drive sebelum membelinya di kawasan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa itu terjadi pada Senin 12 Desember 2022, malam. Awalnya korban, Putra Dwi Fajar, warga Buaran Indah, Jalan Prof dr Soepomo, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, mengiklankan motornya untuk dijual melalui Facebook.
Kemudian ia dihubungi pelaku dengan akun bernama Aksin Fitria. Setelah menanyakan kondisi dan kelengkapan surat kendaraan, keduanya sepakat bertransaksi dengan harga sebesar Rp11,5 juta.
"Akhirnya kita memutuskan untuk COD di depan gerbang Simprug Poris. Pelaku datang sendiri sekitar jam 12 malam," kata Putra kepada TangerangNews.com, Kamis 15 Desember 2022.

Terduga pelaku
Awalnya korban tidak menaruh curiga kepada pelaku. Pasalnya pelaku mengaku sudah membawa uang cash di dalam tasnya. Selanjutnya, pelaku mengecek dan meminta tes drive motor dengan nopol B-4128-TIB tersebut.
"Ia minta menjajalnya, kemudian kami kasih dengan jaminan tas yang ia bawa, yang dibilang di dalamnya ada uangnya untuk membayar. Tapi setelah sekian lama tes drive, si pelaku tidak kembali," ungkap Putra.
Korban baru sadar dirinya tertipu setelah mengecek isi tas tersebut, yang ternyata isinya hanya dus dibungkus kantong plastik.
"Saya langsung laporkan kejadian ini ke Polsek Batuceper," jelas Putra.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMenonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kepolisian masih mendalami kasus pencurian kabel counting head atau sensor persinyalan Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Stasiun Daru-Parung Panjang, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews