Connect With Us

UMKM Kebagian Berkah Perayaan HUT ke-30 Kota Tangerang

Advertorial | Minggu, 5 Maret 2023 | 23:34

Masyarakat membeli makanan di Stand UMKM saat Pekan Raya Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Perayaan HUT ke-30 Kota Tangerang ke ternyata juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Mereka yang berpartisipasi mengaku senang, karena produknya laris manis terjual.

Meski pada Pekan Raya Kota Tangerang terlihat mendung dan hujan rintik-rintik. Namun tak menyurutkan animo masyarakat untuk datang belanja hingga menikmati berbagai hiburan yang disuguhkan.

Ketua Forum UMKM Kota Tangerang Dewi Djaelani mengungkapkan ada 50 stand UMKM dari 13 kecamatan dengan berbagai jenis produk yang ditawarkan di Pekan Raya Kota Tangerang.

Meski diguyur hujan, stand UMKM tetap laris manis terjual, dengan angka pendapatan setiap hari berkisar Rp2 juta hingga Rp4 juta.

"Alhamdulillah, UMKM pada sumringah, dagangannya laku terjual, dari pagi silih berganti warga berdatangan pada beli produk-produk UMKM. Seperti fashion, aksesoris, dan terutama yang paling laris itu beragam kuliner makanan dan minuman," ungkap Dewi, Sabtu 4 Maret 2023.

Salah satu pelaku UMKM Ciledug, Kartini, yang mengaku berjualan di Stand UMKM Ciledug di hari pertama Pekan Raya Kota Tangerang mendapat penghasilan Rp1,9 juta.  

"Senang banget. Hujan aja laris manis. Apalagi kalau tidak hujan, sepertinya bisa ludes terjual semua produknya. Kami senang bisa terlibat dalam kemeriahan HUT kota ini," harapnya.

Bahkan berdasarkan data dari Disperindag selama pelaksanaan Pekan Raya Kota Tangerang yang menjadi puncak HUT Kota Tangerang, tercatat untuk rata-rata transaksi harian mencapai Rp82 Juta.

"Untuk acara yang hanya menjual produk makanan dan kerajinan UMKM saya kira transaksinya sudah luar biasa. Bahkan berdasarkan catatan kami dalam satu hari pernah mencatatkan transaksi di angka Rp 115 Juta, " Terang Kabid Indag Disperindagkop UKM Kota Tangerang Hesto. 

Asda 3 Wahyudi Iskandar menjelaskan perayaan HUT Kota Tangerang ini hanya sasaran antara tujuan sebenarnya adalah bagaimana membangkitkan ekonomi masyarakat, setelah sempat terpuruk karena pandemi Covid-19.

"Ini sesuai dengan arahan presiden untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi melalui penyelenggaraan even hiburan buat masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan bisa timbul multiplier effect tidak hanya pada perayaan HUT-nya saja, tapi juga berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat.

"Seperti pelaku UMKM dan pedagang kecil lainnya," papar Wahyudi.

Wahyudi juga menegaskan dampak dari kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat tersebut adalah meningkatnya pertumbuhan ekonomi di kota Tangerang.

"Setelah sempat minus di angka -7, 36% tahun 2022 tumbuh menjadi 5,98%, dan itu yang tertinggi laju pertumbuhan ekonominya di Banten. Belum lagi angka inflasi sebesar 4,56% termasuk yang terendah secara Nasional," pungkasnya.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill