Connect With Us

Kecamatan Pinang Tangerang Sambut Ramadan dengan Semarak Parade Seni Budaya

Advertorial | Minggu, 12 Maret 2023 | 17:12

Parade Seni Budaya dalam rangka menyebut Ramadan diselenggarakan di Halaman Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Minggu 12 Maret 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kedatangan bulan suci Ramadan telah ditunggu-tunggu masyarakat kebanyakan. Berbagai semarak kegiatan untuk menyambut kedatangannya telah terlihat mulai bermunculan.

Salah satunya, Parade Seni Budaya yang diselenggarakan Forum Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) se-Kecamatan Pinang, di Halaman Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Minggu 12 Maret 2023.

Ketua Pelaksana Parade Seni Budaya Saipul Basri menuturkan, kegiatan yang diselenggarakan seharian penuh ini merupakan inisatif kolektif dari setiap OKP dan Ormas yang ada di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Bersama-sama mewujudkan kesatuan dan keharmonisan antar kelompok, Parade Seni Budaya ini berisi berbagai kegiatan yang bermanfaat, seperti kirab seni budaya, santunan yatim dan dhuafa, pagelaran seni dan budaya, serta bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kegiatan ini merupakan bentuk silaturrahmi akbar, kurang lebih ada 36 OKP dan Ormas yang berkumpul. Selain silaturrahmi, ada gebay budaya, ada kegiatan sosial, seperti santunan yatim dan dhuafa yang berkisar sampai 300 orang,” ungkapnya.

Parade Seni Budaya ini merupakan kali pertama sejak Forum OKP dan Ormas se-Kecamatan Pinang dideklarasikan pada tahun kemarin.

Dinilai sebagai kegiatan yang kaya manfaat, Parade Seni Budaya akan direncanakan untuk diselenggarakan sebagai ajang tahunan. Lebih jauh, akan dikembangkan untuk bertransformasi sebagai pekan raya masyarakat dalam tajuk “Pinang Expo” kedepannya.

“Harapannya, untuk kedepannya kegiatan ini mampu didorong semua elemen, khususnya Pemerintah Kecamatan Pinang untuk menjadi lebih besar, Pinang Expo semisal. Jadi kegiatan lebih besar, lebih menyeluruh, merangkul lebih banyak, dan memberikan manfaat jauh lebih luas dari sekarang,” ujar Saipul.

Selain itu, Parade Seni Budaya ini juga berhasil meraih atensi dan apresiasi yang luar biasa dari banyak kalangan. Hal ini diungkapkan Camat Pinang, Syarifudin Harja Winata.

Menurutnya kegiatan seperti ini merupakan sesuatu yang harus terus dilestarikan.

Ia pun mengimbau selain merawat kebudayaan lokal dan menggerakkan perekonomian lokal, kegiatan seperti ini mampu menjadi bentuk kampanye konkrit mengenai komitmen kedamaian, kesatuan, keharmonisan.

Selain itu juga semangat gotong royong di tingkatan masyarakat akar rumput, terutama para penggerak OKP dan Ormas.

"Melalui kegiatan seperti ini akan melahirkan kerukunan dan kebersamaan di masyarakat luas. Mengingat, ini semua penting sebagai tulang punggung keamanan, ketertiban, dan pembangunan di Kecamatan Pinang, terlebih di bulan Ramadan mendatang,” tambahnya.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Antisipasi TPPU, PPATK Awasi MBG Lewat CSR di Sekolah Khusus Tangerang

Antisipasi TPPU, PPATK Awasi MBG Lewat CSR di Sekolah Khusus Tangerang

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana tinjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk peserta didik disabilitas di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 01 Kabupaten Tangerang, Kamis 16 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill