Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com- Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) Ciledug melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kecamatan Ciledug, Rabu 15 Maret 2023.
Pemantauan tersebut dilakukan usai Kota Tangerang diguyur hujan semalaman sehingga dikhawatirkan berpotensi menimbulkan banjir.
Dalam video yang diunggah melalui akun resmi @upt_damkar.ciledug, para petugas tampak melakukan pemantauan debit air di sejumlah titik, seperti di Puri Kartika Baru, kali Gebyuran, dan Perumahan Taman Asri.
"Kondisi kali sungai perumahan Puri Kartika saat ini jam 07.22 WIB air masih lancar tidak ada genangan," ucap salah seorang petugas dari UPT Damkar Ciledug.
Hal serupa pun seperti yang terjadi di sekitar kawasan kali Gebyuran yang masih terpantau aman dan tidak ada genangan sehingga masih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Selain itu, Komplek perumahan Departemen Dalam Negeri dan perumahan Taman Asri pun masih aman terkendali serta dapat dilalui oleh masyarakat untuk beraktivitas.
Sementara itu, kondisi ketinggian debit air di kali Angke, Perumahan Ciledug Indah 1, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang dalam posisi siaga tiga.
Diketahui ketinggian debit air telah mencapai 240 sentimeter pada pukul 9.00 WIB, angka itu naik usai sebelumnya berada di ketinggian 220 sentimeter pada pukul 6.30 WIB.
Meski begitu, ketinggian tersebut masih termasuk aman, namun masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir yang masih bisa terjadi.
"Untuk Ciledug Indah ketinggian air di 240 sentimeter, masih dalam keadaan kondusif," kata petugas UPT Damkar Ciledug.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)mulai mendorong penggunaan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas untuk kebutuhan rumah tangga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews