Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Selasa, 19 September 2023, merupakan hasil modifikasi cuaca.
Hal itu disampaikan oleh Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji. Modifikasi tersebut bekerja sama dengan BNPB, BMKG, dan Tim Water Mist Spraying.
"Dua hari terakhir tim water mist spraying di bawah koordinasi BNPB juga melakukan semai awan menggunakan larutan CaCl2," ujar Asnawi dikutip dari medcom.id, Selasa, 19 September 2023.
Asnawi memaparkan, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah dilakukan sejak 16 September hingga 17 September dengan menggunakan total larutan CaCl2 sebanyak 1.500 liter di semua awan wilayah Depok dan Tangerang Selatan (Tangsel).
"Tanggal 17 September semua awan di Bogor, Depok, dan Tangsel dengan total larutan CaCl2 sebanyak 1.500 liter," jelasnya.
Sebelumnya, sejumlah wilayah di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan diguyur hujan pada pukul 13.00 WIB selama kurang lebih satu jam.
Guyuran hujan pun sempat membuat beberapa kawasan tergenang air. Salah satunya di Jalan Raya Merdeka Cimone, Kota Tangerang.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGManajemen Bhayangkara FC dan Dewa United tengah menyelidiki insiden tendangan kungfu yang melibatkan para pemain kedua klub tersebut dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Memperingati Hari Kartini 2026, Alfamart secara resmi berkolaborasi dengan desainer legendaris Indonesia, Anne Avantie, untuk meluncurkan tote bag eksklusif bertajuk "Puspa Kinasih".
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews