Connect With Us

Kemarau Bikin TPA Rawan Kebakaran, Wali Kota Arief Usul Terapkan PSEL

Fahrul Dwi Putra | Senin, 23 Oktober 2023 | 19:46

Kebakaran hebat di TPA Rawa Kucing di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, diduga akibat cuaca panas ekstrem tak kunjung padam hingga pukul 21.30 WIB, Jumat, 20 Oktober 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang mengalami kebakaran hebat diduga akibat cuaca panas dari kemarau panjang hingga memerlukan proses pemadaman selama lima hari berturut-turut sejak Jumat, 20 Oktober 2023.

Berdasarkan catatan, 80 persen lahan TPA seluas hampir 35 hektare itu hangus dilalap Si Jago Merah.

Terkait hal itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengusulkan percepatan penerapan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Pasalnya, kebakaran di TPA tidak hanya terjadi di Kota Tangerang, melainkan di wilayah-wilayah lainnya pun mengalami hal serupa 

"Tidak hanya di sini tetapi juga di 20 TPA lain yang ada di Indonesia juga mengalami hal yang sama. Makanya perlu segera direalisasikan." ujar Arief saat menerima kunjungan dari Kemenko Maritim dan Investasi (Marves) Republik Indonesia, Selasa, 24 Oktober 2023.

Selanjutnya, Arief merencanakan sisi selatan TPA untuk diubah menjadi tempat penampungan air tambahan guna memastikan suplai air bagi kendaraan pemadam kebakaran jika api kembali muncul.

"Agar kita punya tandon air tambahan selain di pintu 2 sehingga jika muncul api lagi proses pemadaman bisa lebih cepat," katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves Nani Hendiarti menilai penanganan kebakaran di TPA Rawa Kucing termasuk cukup cepat.

Menurutnya, kejadian serupa di wilayah-wilayah lainnya membutuhkan waktu lebih lama dalam proses pemadaman menuju ke tahap pendinginan.

"Karena kalau dilihat dari daerah lain itu biasanya lebih memakan waktu bahkan ada yang luasnya lebih kecil dari di sini juga memerlukan waktu yang lebih lama untuk penanganannya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Nani menyebut pihaknya siap membantu ketersediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penanganan kebakaran TPA Rawa Kucing 

"Kita di sini adalah untuk meninjau sekaligus mengidentifikasi kebutuhan apa saja yang sekiranya diperlukan untuk membantu penanganan kebakaran," pungkasnya.

Sebagai informasi, penanganan kebakaran TPA Rawa Kucing ditangani oleh ratusan petugas gabungan yang telah diterjunkan sejak hari pertama kebarakan pada Jumat, 20 Oktober 2023 lalu. 

Prosesor pemadaman juga dibantu olehtim KLHK yang tergabung dalam Manggala Agni di hari ke 4 termasuk juga water bombing yang dilakukan oleh BNPB.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill