Connect With Us

Penyebab Petugas Imigrasi Jatuh dari Lantai 19 Apartemen Tangerang Masih Misteri

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 1 November 2023 | 19:22

Ilustrasi pembunuhan. (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS.com- Kasus petugas imigrasi yang ditemukan tewas usai terjatuh dari lantai 19 Apartemen Metro Garden, Parung Jaya, Karang Tengah, Kota Tangerang pada Jumat, 27 Oktober 2023, masih dalam penyidikan kepolisian.

Satu orang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial KH, 60, disinyalir terlibat dalam dugaan pembunuhan terhadap korban atas nama Tri Fattah Firdaus, 23, yang bekerja sebagai petugas imigrasi Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta di Kalideres, Jakarta Barat. 

"Terkait Pasal 338 (tentang pembunuhan) yang dilaporkan oleh pihak keluarga masih didalami dan saat ini masih kami lakukan proses penyidikan," ujar Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Kombes Pol Samian dikutip dari Tempo.co, Rabu, 01 November 2023.

Samian mengungkapkan pihaknya belum dapat memastikan penyebab tewasnya Fattah, dugaan sementara akibat dilempar oleh KH.

"Karena kami betul-betul melakukan proses penyelidikan atau penyidikan scientific yang melibatkan kolaborasi interprofesi," katanya.

Saat ini, KH memang telah ditetapkan sebagai tersangka namun atas perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana diatur dalam Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Terkait dengan perkara yang pertama, yaitu pengancaman sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini kami lakukan penahanan," jelasnya.

Sebelumnya, Fattah bersama KH sempat berangkat dari apartemen menuju suatu tempat. Lalu, sekitar pukul 02.00 WIB keduanya kembali ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Sekira satu jam kemudia, terdengar suara pecahan kaca dan beda terjatuh. Setelah diamati, ternyata suara terjatuh itu berasal dari Fattah yang telah ditemukan tewas di lantai dasar apartemen.

Polisi kemudian mengamankan KH yang diduga terlibat dalam kasus tewasnya Fattah, ia sempat mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap. Namun, KH akhirnya bersedia menyerahkan diri usai dibujuk oleh perwakilan dari Kedutaan Korea Selatan. 

Berdasarkan catatan, KH pernah ditahan di Rudenim Jakarta selama tiga tahun lantaran masalah izin tinggal di Indonesia. WNA asal Korsel itu pun diketahui beberapa kali melakukan kegiatan seperti kepentingan bisnis di Indonesia pada Desember 2022 silam.

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill