Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang mulai menerima logistik Pemilu tahun 2024 secara bertahap, sejak Senin 14 November 2023.
Namun dari sejumlah logistik yang diterima tersebut, sekitar puluhan kotak suara ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak dapat digunakan.
Berdasarkan data, logistik yang diterima per Selasa 14 November 2023, yang jumlahnya sudah lengkap atau 100 persen dari total kebutuhan yakni kabel ties (segel) sebanyak 134.628 pcs, bilik suara 20.700 unit dan tinta 10.350 unit.
Sedangkan untuk kotak suara sebanyak 1.870 unit atau baru sekitar 7,2%.
Sekretaris KPU Kota Tangerang Fandu Dwiadma Oktavirawan mengaku ditemukan puluhan unit kotak suara dalam kondisi rusak dan dinilai tidak dapat digunakan untuk pemilu.
Sebagai tindak lanjut, logistik tersebut akan dikembalikan kepada penyedia jasa, untuk dilakukan pergantian dan paling lambat bulan Desember 2023.
"Jadi dipastikan tidak akan mengganggu tahapan perhitungan suara pada 14 Februari 2024 mendatang," katanya.
Logistik pemilu tersebut disimpan di dua gudang penyimpanan yang di sewa KPU Kota Tangerang yakni di daerah kecamatan Benda dan Jatiuwung.
Sepanjang pendistribusian logistik pemilu akan dapatkan pengawalan ketat aparat TNI-Polri
"Diperkirakan dalam kurun waktu dua hingga tiga hari ke depan, seluruh kebutuhan logistik yang tersisa sudah lengkap diterima KPU Kota Tangerang," ujar Fandu.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews