Jembatan Kaca Berendeng Ditutup Sementara Gegara Rusak, Begini Kondisinya
Kamis, 11 Juni 2026 | 17:14
Salah satu destinasi wisata ikonik di Kota Tangerang, Jembatan Kaca Berendeng, terpaksa harus ditutup sementara untuk umum.
TANGERANGNEWS.com- Masyarakat dunia tengah dibuat panik dengan kemunculan Pneumonia misterius yang merebak mayoritas anak-anak di Cina. Belum diketahui penyebab pasti dari penyebaran kasus tersebut, namun diduga berasal dari bakteri mycoplasma pneumoniae.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan melalukan sejumlah langkah antisipasi terhadap paparan Pneumonia misterius.
"Dengan melakukan vaksinasi influenza, COVID-19, dan juga patogen penyakit pernapasan lainnya. Memakai masker dengan benar serta menjaga jarak," jelas Dini pada Selasa, 05 Desember 2023.
Selain itu, Dini menyarankan agar masyarakat melakukan isolasi mandiri dan segera mengunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat guna pemeriksaaan jika merasakan gejala-gejala tertentu, seperti kesulitan bernapas disertai demam.
Dini juga menyebut pentingnya penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ditambah dengan olahraga yang cukup sesuai kebutuhan dan memastikan memenuhi asupan makana bergizi seimbang agar terhindar dari berbagai penyakit.
"Konsumsi vitamin sesuai anjuran dan kebutuhan masing-masing. Mudah-mudahan, penyakit pneumonia ini tidak sampai ke Indonesia khususnya Kota Tangerang," tutupnya.
Salah satu destinasi wisata ikonik di Kota Tangerang, Jembatan Kaca Berendeng, terpaksa harus ditutup sementara untuk umum.
TODAY TAGKenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.
Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews