Connect With Us

Pedagang Pasar Anyar Tolak Direlokasi, Pj Wali Kota Tangerang: Mau Desak-desakan atau Pindah

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 26 Januari 2024 | 12:39

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin menerima aspirasi perwakilan para pedagang Pasar Anyar terkait penolakan relokasi di Aula Kecamatan Kota Tangerang, Kamis, 25 Januari 2024 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Rencana relokasi pedagang terkait revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang menuai berbagai penolakan.

Para pedagang Pasar Anyar menolak direlokasi ke tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot), yakni Pasar Ramadani, Plaza Shinta dan Metropolis Town Square, lantaran dinilai jauh dan terpisah.

Sebagai gantinya, para pedagang menuntut untuk dipindah ke Mal Balekota dan Pasar Mambo, serta tidak perlu dipisah-pisah. 

Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan, pihaknya masih mencari titik temu dengan pedagang.

Pasalnya, Pemkot harus memperhatikan aspek daya tampung dan perizinan lokasi tersebut.

"Pilihannya mau berdesak-desakan atau pindah ke lokasi yang telah disiapkan oleh Pemkot," kata Nurdin di Aula Kecamatan Kota Tangerang, Kamis, 25 Januari 2024.

Menurut Nurdin, para pedagang tidak perlu khawatir kehilangan pelanggan jika dipindah ke Plaza Shinta.

Nurdin mengklaim justru akan sangat potensial lantaran jumlah penduduk Karawaci mencapai 180 ribu jiwa. Selain itu, Plaza Shinta memiliki tiga lantai sehingga muat bagi pedagang yang ingin dipindah ke satu lokasi.

"Kita telah menyiapkan lokasi relokasi ke dua titik, namun pedagang ini khawatir pelanggannya hilang jika dipindah ke lokasi tersebut," ucap Nurdin.

Dalam kesempatan itu, Nurdin menyampaikan para pedagang yang direlokasi akan tetap mendapatkan kios setelah Pasar Anyar selesai direvitalisasi. Sebab, Pemkot Tangerang menyiapkan sekita 1.600 kios.

"Lebih banyak dari yang saat ini hanya 578kios," pungkasnya.

HIBURAN
3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

Senin, 25 Mei 2026 | 14:43

Kisah seorang pria asal Tangerang bernama Charis Nicholas Tanzil viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya menghadapi saraf kejepit hingga nyaris mengalami kelumpuhan.

TEKNO
Antisipasi Lonjakan Trafik, Telkomsel Uji Jaringan di Jalur KRL Rawabuntu–Rangkasbitung

Antisipasi Lonjakan Trafik, Telkomsel Uji Jaringan di Jalur KRL Rawabuntu–Rangkasbitung

Senin, 25 Mei 2026 | 15:08

Telkomsel secara khusus melakukan pengujian dan optimalisasi jaringan di jalur KRL Commuter Line Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan hingga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

BANTEN
Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Senin, 25 Mei 2026 | 20:02

Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill