Connect With Us

Waspada! Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Kota Tangerang Selama Sepekan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 30 Januari 2024 | 11:38

Evakuasi warga terdampak banjir di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Akhir-akhir ini, hujan lebat sering melanda berbagai wilayah di Kota Tangerang. Berdasarkan pemantauan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menunjukkan potensi cuaca ekstrem akan terjadi di Kota Tangerang selama sepekan mendatang, yakni 30 Januari-5 Februari 2024.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Maryono menuturkan, pihaknya telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama sepekan mendatang.

Terlebih, curah hujan dengan kategori sedang-lebat kerap mengguyur Kota Tangerang dalam beberapa hari terakhir.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya secara bersama-sama untuk mencegah dampak buruk dari cuaca ekstrem yang akan terjadi. Hal ini mengacu pada laporan terbaru terbitan BMKG,” ujarnya, Selasa 30 Januari 2024.

BPBD Kota Tangerang juga telah memasifkan informasi mengenai rekomendasi langkah-langkah antisipasi yang dapat disiapkan masyarakat secara mandiri.

Di antaranya seperrti menjaga arsip-arsip penting di tempat yang aman, membuang sampah pada tempatnya, membuat biopori, .

Kemudian menjaga kesiapan infrastruktur sistem pengendali banjir yang tersedia di lingkungan sekitar, mulai dari pintu air, drainase, turap, dan pompa-pompa pengendali banjir.

“Tidak melakukan pengimbauan secara masif, kami juga telah berkoordinasi dengan perangkat kewilayahan menyiapkan langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama mengenai dampak banjir yang sering terjadi,” tambahnya.

Selain itu, BPBD Kota Tangerang juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-langkah responsif dalam merespon dampak buruk yang terjadi selama cuaca ekstrem melanda.

Salah satunya, yakni menghubungi panggilan darurat (112), hotline (021-5582144), atau mengunjungi delapan posko bencana yang telah disiapkan di berbagai wilayah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill