Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Akhir-akhir ini, hujan lebat sering melanda berbagai wilayah di Kota Tangerang. Berdasarkan pemantauan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menunjukkan potensi cuaca ekstrem akan terjadi di Kota Tangerang selama sepekan mendatang, yakni 30 Januari-5 Februari 2024.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Maryono menuturkan, pihaknya telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama sepekan mendatang.
Terlebih, curah hujan dengan kategori sedang-lebat kerap mengguyur Kota Tangerang dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya secara bersama-sama untuk mencegah dampak buruk dari cuaca ekstrem yang akan terjadi. Hal ini mengacu pada laporan terbaru terbitan BMKG,” ujarnya, Selasa 30 Januari 2024.
BPBD Kota Tangerang juga telah memasifkan informasi mengenai rekomendasi langkah-langkah antisipasi yang dapat disiapkan masyarakat secara mandiri.
Di antaranya seperrti menjaga arsip-arsip penting di tempat yang aman, membuang sampah pada tempatnya, membuat biopori, .
Kemudian menjaga kesiapan infrastruktur sistem pengendali banjir yang tersedia di lingkungan sekitar, mulai dari pintu air, drainase, turap, dan pompa-pompa pengendali banjir.
“Tidak melakukan pengimbauan secara masif, kami juga telah berkoordinasi dengan perangkat kewilayahan menyiapkan langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama mengenai dampak banjir yang sering terjadi,” tambahnya.
Selain itu, BPBD Kota Tangerang juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-langkah responsif dalam merespon dampak buruk yang terjadi selama cuaca ekstrem melanda.
Salah satunya, yakni menghubungi panggilan darurat (112), hotline (021-5582144), atau mengunjungi delapan posko bencana yang telah disiapkan di berbagai wilayah.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews