Connect With Us

Jangan Bawa Korban Gigitan Ular ke Dukun, Simak Tips Penanganannya 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 1 Februari 2024 | 15:04

Ilustrasi ular kobra. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Di musim hujan seperti saat ini biasanya hewan-hewan liar, terutama ular banyak memasuki pemukiman sehingga meningkatkan risiko terkena gigitan ular berbisa.

Namun, masih banyak masyarakat salah kaprah dalam melakukan penanganan terhadap korban gigitan ular berbisa. Misalnya, membawa ke dukun, disedot, diikat, hingga dioles bahan tertentu.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni. Menurutnya, tindakan tidak tepat justru akan membahayakan korban.

Selain itu, hendaknya masyarakat juga tidak melakukan tindakan dipijat, menggunakan obat herbal, ditusuk jarum di bekas gigitan, memakai jus tanah, memakai batu hitam, memakai kejutan listrik, membalur dengan bawang merah dan merendam luka dengan air garam terhadap korban gigitan ular berbisa.

"Jika terjadi bawa saja ke Fasilitas Kesehatan (faskes) untuk mendapat penanganan yang tepat," tegas Dini, Rabu, 31 Januari 2024.

Dikatakan Dini, saat ini seluruh Puskesmas di Kota Tangerang serta RSUD Kota Tangerang dapat melakukan tindakan gawat darurat gigitan ular.

Terkait hal yang dilakukan kepada korban gigitan ular, Dini memberikan sejumlah tips.

Pasca terkena gigitan ular, korban diimbau untuk tenang dan segera melakukan pertolongan awal. 

Selain itu, kurangi pergerakan dan pasang bidai dari kayu, bambu, atau kardus di area bagian tubuh yang terkena gigitan.

"Lalu, segera bawa ke puskesmas atau RSUD Kota Tangerang," katanya.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill