Connect With Us

Bantah Ada Kenaikan Retribusi di Tempat Relokasi Pedagang Pasar Anyar, Pj Wali Kota: Salah Paham

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 17 Maret 2024 | 14:33

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin meninjau para pedagang emas dari Pasar Anyar yang direlokasi ke Mal Metropolis Tangerang (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membantah adanya isu kenaikan retribusi dan biaya operasional di tempat relokasi pedagang Pasar Anyar, tepatnya Mal Metropolis.

Hal itu diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin dalam pernyataannya. Menurut Nurdin, hal itu hanya kesalahpahaman.

"Saya verifikasi, saya cek langsung ternyata tidak ada kenaikan retribusi," tegasnya pada Sabtu, 16 Maret 2024.

Nurdin menjelaskan, biaya retribusi di lokasi relokasi masih sesuai peraturan awal di Pasar Anyar.

Adapun biaya tambahan muncul disebabkan penggunaan listrik dan air, yang bervariasi tergantung penggunaan masing-masing pedagang.

Sementara itu, Salah Satu Toko Emas Robi Handaya menyebut tempat relokasi yang ditempatinya tidak mengalami kenaikan retribusi.

Kata Robi, selama pindah beberapa bulan lalu, belum ada peningkatan biaya retribusi. Terkait adanya beberapa biaya yang mahal, ia menduga ada pedagang menggunakan jalur mandiri, yakni mereka yang sudah mendapat kios dan menyewa secara mandiri.

"Ini sangat murah seperti biasa di Pasar Anyar," ucapnya.

Hal senada diungkapkan salah satu pedagang fesyen Toko Mulia Tono. Dirinya telah lama pindah ke lokasi tersebut, namun belum mendapati peningkatan retribusi. 

"Saya juga udah lama di sini, lebih nyaman dan alhamdulillah retribusi juga tidak ada peningkatan ya, masih sama seperti dulu," pungkasnya.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

KAB. TANGERANG
Ayah dan Anak Terduga Pelaku Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Ditangkap saat Hendak Kabur ke Jateng

Ayah dan Anak Terduga Pelaku Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa Ditangkap saat Hendak Kabur ke Jateng

Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:11

Dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang pedagang cilok di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berhasil diamankan polisi saat hendak melarikan diri ke Jawa Tengah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01

Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill