Connect With Us

Pria Asal Karawaci Tangerang Tilep Uang Pacar 30 Juta dan Bawa Kabur Kartu Kredit

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 10 Mei 2024 | 15:49

Ilustrasi Kartu Kredit. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Viral di media sosial sebuah utas di X (Twitter) terkait seorang pria asal Karawaci, Kota Tangerang, diduga membawa kabur uang dan kartu kredit milik pasangannya sendiri.

Utas tersebut diunggah oleh korban dengan akun @proboscismonki pada Kamis, 9 Mei 2024, lalu.

Dalam utasnya, ia mengaku tak menyangka pria yang sudah menjalin hubungan dengannya selama 1,5 tahun itu tega menggunakan uang senilai Rp30 juta dari kartu kredit miliknya.

Selain itu, korban juga mengaku sempat membantu pria tersebut dengan meminjamkan utang sebesar Rp 3,5 juta dan cicilan sekitar Rp1,3 juta satu bulan sampai Februari dan Rp2,1 juta satu bulan hingga Juli.

"Gw pinjemin duit karena gw kasian. Lagian dia juga baik ama gw selama ini dan utang dia ke gw selalu dibayar tepat waktu. Tapi ternyata orgil ini bawa kabur CC gw dan keluarganya gak ada yang tau dia di mana sekarang dan lepas tangan," cuitnya dikutip Jumat, 10 Mei 2024.

Diketahui, pria kelahiran Juli 1999 tersebut merupakan lulusan Universitas Brawijaya jurusan Teknologi Perikanan pada 2017 silam, serta tinggal di Karawaci, Kota Tangerang.

Saat ini, pria tersebut dikabarkan akan melaksanakan Diklat untuk menjadi pelaut bulan depan.

"Kementerian Perhubungan, tolong jangan dikasih sertifikat-sertifikatnya ya sebelum dia tanggung jawab semua utangnya ke aku," tambah akun @proboscismonki.

Bahkan, pria berinisial LAK ini mengambil ponsel milik korban. Namun, pihak keluarga tidak tahu menahu dan enggan untuk membantu.

"Guys kalo misalnya nanti kalian nemuin fakta bahwa selama ini gw yang toxic, gw tidak menyangkal. Tapi gw gak ngelakuin tindak kriminal dan gak merugikan siapapun financially ya," kata akun @@proboscismonki.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill