Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com- Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Cici, 16, yang sempat melompat dari atap rumah majikannya dikabarkan meninggal dunia setelah dirawat satu minggu, pada Rabu, 5 Juni 2024.
Berdasarkan foto yang diterima TangerangNews, jenazah korban sudah ditutup dengan kain berwarna hijau di rumah sakit.
Hingga tulisan ini dibuat, belum diketahui pasti penyebab meninggalnya korban. Terakhir, korban dikabarkan mengalami patah tulang pada kakinya.
Diberitakan sebelumnya, seorang ART melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari atap rumah majikannya di Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu 29 Mei 2024.
Korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran mengalami depresi usai diduga diperlakukan buruk dan tidak digaji selama 4 bulan oleh sang majikan.
Selain itu, Cici diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) lantaran pihak penyalur membuat perubahan dokumen autentik berupa KTP Palsu dengan memalsukan umur korban bernama Cici dari 16 tahun menjadi 21 tahun dengan beralamat di Brebes, Jawa Tengah.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews