Connect With Us

Keluarga ART yang Lompat dari Rumah Majikan di Tangerang Rekam Suara Dugaan Penganiayaan

Yanto | Rabu, 5 Juni 2024 | 19:46

Kapolres Metro Tangerang Kota menjenguk ART yang mencoba bunuh diri dengan lompat dari atap rumah majikan karena depresi di RSUD Kabupaten Tangerang, Sabtu 1 Juni 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pihak keluarga Cici, 16, asisten rumah tangga (ART) korban bunuh diri lompat dari atap rumah majikannya di Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, memiliki rekaman suara dugaan penganiayaan yang dialami gadis tersebut.

Rekaman itu didapat keluarga korban saat mencoba menjemput Cici di rumah majikannya pada 26 Mei 2024, sekitar pukul 14.45 WIB.

Rohman, paman korban mengatakan awalnya ia mendapatkan informasi kalau keponakannya sempat menelpon sambil menangis. Lalu saat dihubungi balik, terdengar suara tangisan dan caci maki.

Diduga Cici mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh majikanannya. Pihak keluarga pun langsung berinsiatif merekam suara tersebut.

"Waktu saya ke situ mau jemput Cici, dia diancam majikannya, katanya 'kalau keluargamu tidak segera pergi dari halaman (rumah) saya, akan saya laporkan ke polisi'," jelas Rohman saat dihubungi TangerangNews, Rabu 5 Juni 2024.

Karena mendengar suara tangisan Cici, keluarga pun mencoba menjemput lagi pada malam hari. Namun tidak membuahkan hasil.

Diberitakan sebelumnya, seorang ART melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari atap rumah majikannya di Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu 29 Mei 2024.

Korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran mengalami depresi usai diduga diperlakukan buruk dan tidak digaji selama 4 bulan oleh sang majikan. 

Selain itu, Cici diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) lantaran pihak penyalur membuat perubahan dokumen autentik berupa KTP Palsu dengan memalsukan umur korban dari 16 tahun menjadi 21 tahun, dengan beralamat di Brebes, Jawa Tengah.

Cici pun dikabarkan meninggal dunia pada Rabu 5 Juni 2024, setelah sempat menjalani perawatan sekitar satu minggu.

KOTA TANGERANG
Tanggapi Fenomena Sarjana Nganggur, Kadisnaker Kota Tangerang: Ijazah Saja Tidak Cukup!

Tanggapi Fenomena Sarjana Nganggur, Kadisnaker Kota Tangerang: Ijazah Saja Tidak Cukup!

Senin, 24 Agustus 2026 | 19:48

Fenomena pengangguran sarjana menjadi sorotan banyak pihak. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan memberikan pandangan mendalam mengenai akar permasalahan ini.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:50

Sebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill