Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras
Senin, 18 Mei 2026 | 21:15
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TANGERANGNEWS.com-Aksi suami bakar istri mudanya di Gang Haji Hadi, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, diduga karena cemburu buta.
Romli Ketua RT setempat membenarkan telah terjadi pembakaran yang dilakukan pelaku berinisial S, 41, kepada, RD, 23, yang merupakan istri ketiganya.
Dari informasi yang beredar, si istri masih suka main ke luar rumah dan menitipkan anaknya kepada mertua, sehingga pelaku merasa cemburu.
"Katanya karena faktor cemburu, istrinya masih muda karena sering main keluar entah ke mana, ditambah mempunyai anak kecil sekitar umur 8 bulan dan sering dititipkan ke orang tua pelaku," jelasnya di lokasi, Senin 1 Juli 2024.
Sementara itu, Edi tetangga korban, peristiwa itu berawal ketika korban meminta tolong untuk mendobrak pintu kontrakan tempat mereka tinggal, sebab anaknya ingin masuk untuk istirahat.
Kemudian, pelaku tersulut emosi hingga terjadi pertengkaran hebat di depan kontrakan.
"Ternyata saat itu korban sudah bawa bensin, kita tidak tahu kalo bensin itu buat menyiram istrinya. Saya kira buat isi bensin motor, malah buat bakar orang," kata Edi.
Korban saat ini telah dibawa ke RS Sari Asih Cipondoh untuk dilakukan perawatan. Sementara pelaku sudah diamankan pihak Kepolisian dan sedang dilakukan pemeriksaan.
DIketahui sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 30 Juni 2024 sekitar pukul 20.30 WIB. Seorang istri yang baru saja pulang dari luar, saat sampai rumah terjadi pertengkaran hebat dengan suaminya.
Para tetangga yang melihat hal itu sempat mencoba melerai mereka. Namun di tengah cek cok, pelaku menyiram istrinya dengan bensin dan langsung membakarnya. Korban diselamatkan tetangganya yang memadamkan api dengan air dan kain basah.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Tiga orang tukang parkir melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan di Supermarket Superindo Gaplek, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Aksi kekerasan itu dipicu masalah sepele, yakni tidak dipinjamkan sepeda motor.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews