Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa suami berinisial G membunuh istri berinisial B di Perumahan Ciledug Indah II, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Selasa, 13 September 2022, dipicu karena cemburu.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho yang mendatangi lokasi kejadian mengatakan, pelaku cemburu terhadap istrinya karena tidak pulang selama tiga hari.
"Cemburu sehingga terbakar emosi, karena korban pergi meninggalkan rumah sejak tiga hari lalu tanpa izin, dan baru pulang pada Selasa, 13 September 2022 dini hari tadi," ungkapnya.

Kapolres mengungkapkan, peristiwa pembunuhan itu berlangsung di dalam kamar rumah sekitar pukul 01.00 WIB atau usai korban pulang.
Ia menyebut, pelaku membunuh korban dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau dapur. Korban pun mengalami luka sayatan di leher dan wajah.
"Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), kami mendapati sejumlah barang bukti, yakni pisau dapur yang digunakan untuk membunuh korban dan jejak kaki pelaku maupun alat bukti lainnya," jelasnya.
Ketua RW setempat, Syahruri menuturkan, hubungan pasangan suami istri diketahuinya cukup harmonis dan tidak pernah ada cekcok.
"Karena korban tidak pulang selama tiga hari, jadi pelaku gelap mata," katanya.
Setelah kejadian itu, pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota bersama anaknya yang masih berusia empat tahun dan kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sedangkan jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi untuk penyidikan lebih lanjut.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Banten menggelar gerakan “Merdeka Stunting 2026” di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis 20 Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews