Connect With Us

Dihadang Demo ke DPR, Puluhan Mahasiswa Geruduk Polres Metro Tangerang

Yanto | Selasa, 20 Agustus 2024 | 18:43

Puluhan mahasiswa bakar ban di depan Gedung Polres Metro Tangerang Kota sebagai bentuk protes karena diduga dihadang polisi saat hendak demo ke DPR RI, Selasa 20 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan mahasiswa menggeruduk Gedung Polres Metro Tangerang Kota, Selasa 20 Agustus 2024.

Aksi tersebut merupakan buntut dari penghadangan polisi terhadap sejumlah mahasiswa saat hendak demo ke DPR RI, beberapa hari lalu.

Dalam unjuk rasa itu, puluhan mahasiswa sempat membakar ban sebagai bentuk protes. Namun salah satu petugas polisi berusaha memadamkan api dengan apar. Mahasiswa pun menghalanginya hingga terjadi aksi saling dorong dengan polisi.

Asrul Haruna, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengatakan aksi ini sebagai bentuk respon mengenai dugaan penghadangan yang dilakukan beberapa anggota kepolisian.

Mereka menuntut pihak Polres Metro Tangerang Kota untuk memberikan pernyataan.

"Ini gerakan dan respon dari kawan-kawan kita, pada saat itu saya dan teman-temen hendak berangkat ke DPR RI, namun dihadang di Taman Gajah Tunggal Kota Tangerang," ujarnya.

Dirinya juga berharap bisa bertemu dengan Kapolres Metro Tangerang untuk memberikan penjelasan terkait tindakan anggotanya tersebut.

"Saya minta dan menutut Kapolres untuk melakukan pertanggung jawabannya. Saya menduga penghalang kemarin itu arahan dari Kapolres. Karena itu kami melakukan aksi di depan polres untuk melakukan dialog," tegas Asrul.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill