Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com-Santri berinsial A, 16, tenggelam saat mencuci karpet di tepi Sungai Cisadane di Panunggangan Barat, Kota Tangerang, Jumat 4 Oktober 2024.
Mudjiono salah seorang warga mengatakan peristiwa itu berawal ketika korban bersama empat temannya mencuci karpet di sungai.
Tak berselang lama, tiba-tiba korban jatuh ke sungai yang arusnya sedang tenang. Meski sempat ditolong teman-temannya, namun korban yang tidak bisa berenang akhirnya terseret arus sungai.
“Tadi sedang cuci karpet, mungkin terpeleset dan jatuh ke sungai, teman-temannya sempat menolong tapi gagal,” ujarnya.
Danru BPBD UPT Cibodas Zaky membenarkan peristiwa tersebut. Sampai saat ini korban belum ditemukan.
"Iya ada kabar, orang tenggelam warga Batuceper pada saat cuci karpet. Korban sekolah di pondok pesantren sekitar sini," jelasnya.
Masih dikatakan Zaki, karena kondisi cuaca tidak memungkinkan, BPBD Kota Tangerang akan melanjutkan pencarian korban pada sesok hari.
"Pencarian korban kita lanjutkan besok pagi, karena tadi turun hujan sangat deras di lokasi," ujarnya.
Pada saat pencarian korban, BPBD Kota Tangerang menggunakan perahu karet, sedangkan Tim TRC menyisir di sekitar lokasi tenggelamnya korban.
Proses pencarian terkendala cuaca dan waktu sudah larut malam.
“Kendalanya pencarian pada malam hari, ditambah karna habis hujan deras dan besok kita akan menyisir tepi sungai,” ujar.
Zaki juga mengatakan, proses pencarian akan terus dilakukan hingga 4 hari ke depan.
“Sesuai SOP pencarian korban akan dilakukan 3 sampai 4 hari. Kami juga telah meminta bantuan tim Basarnas/SAR Jakarta agar korban dapat segera ditemukan,” tutupnya.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Telkomsel mencatat lonjakan aktivitas digital yang luar biasa pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 H tahun 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews