Connect With Us

Santri Tenggelam saat Cuci Karpet di Sungai Cisadane Tangerang

Yanto | Jumat, 4 Oktober 2024 | 22:20

Ilustrasi tenggelam. (tangerangnews / merdeka)

TANGERANGNEWS.com-Santri berinsial A, 16, tenggelam saat mencuci karpet di tepi Sungai Cisadane di Panunggangan Barat, Kota Tangerang, Jumat 4 Oktober 2024.

Mudjiono salah seorang warga mengatakan peristiwa itu berawal ketika korban bersama empat temannya mencuci karpet di sungai.

Tak berselang lama, tiba-tiba korban jatuh ke sungai yang arusnya sedang tenang. Meski sempat ditolong teman-temannya, namun korban yang tidak bisa berenang akhirnya terseret arus sungai.

“Tadi sedang cuci karpet, mungkin terpeleset dan jatuh ke sungai, teman-temannya sempat menolong tapi gagal,” ujarnya.

Danru BPBD UPT Cibodas Zaky membenarkan peristiwa tersebut. Sampai saat ini korban belum ditemukan.

"Iya ada kabar, orang tenggelam warga Batuceper pada saat cuci karpet. Korban sekolah di pondok pesantren sekitar sini," jelasnya.

Masih dikatakan Zaki, karena kondisi cuaca tidak memungkinkan, BPBD Kota Tangerang akan melanjutkan pencarian korban pada sesok hari.

"Pencarian korban kita lanjutkan besok pagi, karena tadi turun hujan sangat deras di lokasi," ujarnya.

Pada saat pencarian korban, BPBD Kota Tangerang menggunakan perahu karet, sedangkan Tim TRC menyisir di sekitar lokasi tenggelamnya korban.

Proses pencarian terkendala cuaca dan waktu sudah larut malam.

“Kendalanya pencarian pada malam hari, ditambah karna habis hujan deras dan besok kita akan menyisir tepi sungai,” ujar.

Zaki juga mengatakan, proses pencarian akan terus dilakukan hingga 4 hari ke depan.

“Sesuai SOP pencarian korban akan dilakukan 3 sampai 4 hari. Kami juga telah meminta bantuan tim Basarnas/SAR Jakarta agar korban dapat segera ditemukan,” tutupnya.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill