Connect With Us

Santri Tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang Ditemukan Radius 6 Kilometer

Yanto | Senin, 7 Oktober 2024 | 14:32

Basarnas mengevakuasi jenazah santri korban tenggelam saat mencuci karpet di Sungai Cisadane, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Senin 7 Oktober 2024. (Tangerangnews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Santri inisial A, 16, yang tenggelam saat mencuci karpet di Sungai Cisadane, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, akhirnya ditemukan, Senin 07 Oktober 2024.

Korban ditemukan tewas setelah empat hari pencarian dalam radius 6 kilometer dari lokasi kejadian. 

"Alhamdulillah korban yang dikabarkan tenggelam pada hari Jumat 04 Oktober 2024, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal," ujar Herlan, Komandan Tim (Dantim) Basarnas.

Menurut Herlan, korban ditemukan oleh seorang warga sedang membersihkan sampah di tepi sungai atau tepatnya di belakang RS Sari Asih, Arrahman.

"Tadi pada waktu pukul 11.25 WIB, saat warga bersihkan sampah melihat ada mayat. Lalu langsung menghubungi Tim Basarnas, untuk menuju lokasi evakuasi mayat tersebut," imbuhnya.

Sebelum tenggelam, korban dikabarkan mandi bersama reman-temannya usai mencuci karpet di aliran Sungai Cisadane.

"Korban saat itu sedang mencuci karpet, selesai mencuci ia sama temen-temennya langsung mandi. Saat masuk ke sungai, ternyata dia tidak bisa berenang hingga terseret asrus sungai dan tenggelam," jelas Herlan.

Dalam pencarian korban, unsur yang dilibatkan yakni Basarnas turut dibantu BPBD kota Tangerang, Tagana, PMI , relawan, pihak instansi kelurahan, hingga Kepolisian.

Pencarian korban sempat terkendala karena kondisi hujan dan aliran sungai meluap.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BISNIS
Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50

Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill