Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TANGERANGNEWS.com-Santri inisial A, 16, yang tenggelam saat mencuci karpet di Sungai Cisadane, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, akhirnya ditemukan, Senin 07 Oktober 2024.
Korban ditemukan tewas setelah empat hari pencarian dalam radius 6 kilometer dari lokasi kejadian.
"Alhamdulillah korban yang dikabarkan tenggelam pada hari Jumat 04 Oktober 2024, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal," ujar Herlan, Komandan Tim (Dantim) Basarnas.
Menurut Herlan, korban ditemukan oleh seorang warga sedang membersihkan sampah di tepi sungai atau tepatnya di belakang RS Sari Asih, Arrahman.
"Tadi pada waktu pukul 11.25 WIB, saat warga bersihkan sampah melihat ada mayat. Lalu langsung menghubungi Tim Basarnas, untuk menuju lokasi evakuasi mayat tersebut," imbuhnya.
Sebelum tenggelam, korban dikabarkan mandi bersama reman-temannya usai mencuci karpet di aliran Sungai Cisadane.
"Korban saat itu sedang mencuci karpet, selesai mencuci ia sama temen-temennya langsung mandi. Saat masuk ke sungai, ternyata dia tidak bisa berenang hingga terseret asrus sungai dan tenggelam," jelas Herlan.
Dalam pencarian korban, unsur yang dilibatkan yakni Basarnas turut dibantu BPBD kota Tangerang, Tagana, PMI , relawan, pihak instansi kelurahan, hingga Kepolisian.
Pencarian korban sempat terkendala karena kondisi hujan dan aliran sungai meluap.
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TODAY TAGBagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews