Connect With Us

Selain Pelecehan, Anak-anak Panti Asuhan di Tangerang Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 Oktober 2024 | 14:56

Panti asuhan di kawasan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, yang anak asuhnya jadi korban pencabulan pemilik dan pengurus yayasan, Sabtu 5 Oktober 2024. (Tangerangnews / Yano)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menduga selain pelecehan seksual, ada indikasi tindak pidana lain seperti perdagangan orang terhadap anak-anak panti asuhan Yayasan Darussalam Annur di Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. 

"Ada langkah-langkah yang patut diduga bahwa ada rekrutmen dan manipulasi data-data serta akta kelahiran anak. Jadi, yayasan ini diduga kuat beroperasi dengan tujuan mencari keuntungan pribadi melalui eksploitasi anak-anak kita," ungkap Ketua KPAI Ai Maryati, Selasa 8 Oktober 2024.

Karena itu, Ai Maryati meminta pihak Kepolisian mendalami indikasi tindak pidana perdagangan orang tersebut.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah menegaskan penanganan hukum sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian yang telah menangkap dua tersangka pelecehan yakni pemilik yayasan berinisial S, 49, dan YB, 30, sebagai pengurus.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan aparat hukum, diharapkan keadilan bagi para korban dapat segera terwujud, dan kasus serupa tidak lagi terjadi di kemudian hari.

"Kita sudah bahas bersama KPAI dan langkah hukum diserahkan kepada Kepolisian. Kami berharap proses hukum berjalan dengan adil dan transparan," jelasnya di Rumah Perlindungan Sosial Kota Tangerang.

Mensos juga menyampaikan rasa kecewa yang mendalam atas peristiwa tragis tersebut. 

"Seharusnya mereka mendapatkan perlindungan, tetapi malah dirusak dengan cara-cara yang sangat memilukan. Ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah," ujarnya.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill