Connect With Us

Mensos Gerak Cepat Lindungi Anak Panti Korban Pelecehan Seksual di Tangerang

Yanto | Selasa, 8 Oktober 2024 | 14:28

Mensos Saifullah mengunjungi anak yatim piatu di Rumah Perlindungan Sosial Kota Tangerang, Selasa 8 Oktober 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Sosial (Mensos) Saifullah mengunjungi anak-anak korban pelecehan seksual di Yayasan Darusalam Annur, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. 

Ia menyampaikan rasa kecewa yang mendalam atas peristiwa tragis tersebut. 

"Kami prihatin dan kecewa atas kejadian yang menimpa anak-anak di panti asuhan ini. Seharusnya mereka mendapatkan perlindungan, tetapi malah dirusak dengan cara-cara yang sangat memilukan. Ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah," ujarnya, Selasa 8 Oktober 2024.

Mensos juga menegaskan penanganan hukum sudah diserahkan kepada pihak Kepolisian yang telah menangkap dua tersangka pelecehan yakni pemilik yayasan berinisial S, 49, dan YB, 30, sebagai pengurus.

"Kita sudah bahas bersama KPAI dan langkah hukum diserahkan kepada Kepolisian. Kami berharap proses hukum berjalan dengan adil dan transparan," jelasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan aparat hukum, diharapkan keadilan bagi para korban dapat segera terwujud, dan kasus serupa tidak lagi terjadi di kemudian hari.

Masyarakat juga diimbau untuk terus mengawasi lingkungan sekitar dan melaporkan jika terdapat indikasi pelecehan atau eksploitasi terhadap anak.

"Masa depan anak-anak Indonesia adalah prioritas bersama dan dengan kerja sama yang solid antara berbagai pihak, keadilan dan perlindungan terhadap mereka harus menjadi komitmen utama," terang Mensos.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati memberikan apresiasi atas gerak cepat dari seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kasus ini. 

"Kami mengapresiasi bahwa seluruh stakeholder bergerak bersama-sama untuk kepentingan terbaik bagi anak-anak Indonesia, terutama anak-anak yang berada di Kota Tangerang," ujarnya.

Ai Maryati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menerima dan menindaklanjuti pengaduan dari para anak korban pelecehan. 

"Tetapi, kita hari ini mengikuti setiap detik, setiap saat bagaimana kondisi mereka. Kami mengapresiasi gerak cepat pemerintah Kota Tangerang yang telah memberikan perlindungan kepada anak-anak yang di tahap awal sudah direlokasi," tambahnya.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill