Connect With Us

3 Kios di Jatiuwung Ludes Terbakar Akibat Kompor Gas Bocor

Yanto | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:41

Petuass BPBD berupaya memadamkan kios yang terbakar di Jalan Kampung Cikoneng Hilir, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin 28 Oktober 2024, siang. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWA.com-Tiga unit bangunan kios ludes terbakar diduga akibat kompor gas bocor di Jalan Kampung Cikoneng Hilir, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin 28 Oktober 2024.

Kamal, Komandan Regu BPBD Kota Tangerang menyampaikan pihaknya laporan dari warga ada sebuah bangunan terbakar pada pukul 10.44 WIB.

"Tadi siang kami mendapat laporan, kalau terjadi kebakaran di wilayah Cikoneng, kebakaran yang menghanguskan 3 unit bangunan. Dugaan sementara akibat kompor gas bocor," ujarnya.

Api dari salah satu kios membesar hingga merembet ke bangunan yang berada di sebelahnya.

Untuk memadamkan api, BPBD mengerahkan 4 unit armada pemadam dan 14 personel ke lokasi.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Tim BPBD berhasil menangani kobaran api dengan cepat. 

“Sekira pukul 11.39 WIB, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian tidak bisa ditaksir," imbuhnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill