Connect With Us

Balita 2,5 Tahun Tenggelam Ditemukan Meninggal Usai 7 Hari Pencarian di Ciledug

Yanto | Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:15

Balita korban tenggelam ditemukan Tim Basarnas usai 7 hari pencarian di Ciledug, Kota Tangerang, Kamis 31 Oktober 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Tim Search And Rescue (SAR) gabungan dari Basarnas Jakarta dan BPBD Kota Tangerang bersama para relawan, akhirnya menemukan balita NR, 2,5 dalam kondisi meninggal setelah 7 hari pencarian.

Sebelumnya, NR dilaporkan hilang saat asyik bermain air hujan di Jalan Persatuan IV, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Jumat, 25 Oktober 2024. 

Peristiwa tragis ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Menurut informasi warga sekitar, NR dan adiknya tengah bermain hujan-hujanan sekitar pukul 17.00 WIB. 

Sahat, Komandan Team (Dantim) Basarnas menjelaskan pencarian korban tenggelam tersebut memakan waktu hingga 7 hari.

"Alhamdulillah, hari ini kami berhasil menemukan korban di dalam gorong-gorong, dengan bantuan BPBD Kota Tangerang dengan cara penyemprotan," ujar Sahat, Kamis 31 Oktober 2024.

Basarnas menerjunkan personel hingga 80 personil untuk mencari korban yang dikabarkan terbawa arus.

"Kami selama tujuh hari terus melakukan pencarian dan berharap NR akhirnya ditemukan," ujar Sahat.

Masih dikatakan Sahat, pencarian sempat mengalami kesulitan lantaran tempat yang begitu sempit dan tidak memungkinkan.

"Banyak kendala yang saya alami, salah satu ya tempat yang sempit, lokasi sangat banyak sampah," katanya.

Pencarian korban sempat dilakukan hingga ke beberapa titik sungai.

"Kami kemarin mencari korban sampai Kali Angke, atau saluran akhir dari TKP anak tersebut dilaporkan hilang," imbuhnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill