Connect With Us

Sakit Hati Dibilang Hitam dan Tidak Akan Punya Pacar, Pemuda di Tangerang Bunuh Teman Wanitanya

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Desember 2024 | 16:25

Penemuan jasad wanita setengah telanjang akibat dibunuh temannya di semak-semak pinggir Kali Cisadane, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu 4 Desember 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemuda berinisial INI, 27, tega membunuh teman wanitanya, karena sakit hati disinggung terkait penampilannya yang kurang menarik dan tidak akan bisa punya pacar.

Gadis berusia 22 tahun bernama Ita Kartika dipukul dengan kayu dan tangan kosong hingga meregang nyawa di pinggir Kali Cisadane, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan peristiwa itu terjadi terjadi pada Senin, 2 Desember 2024 petang.

Awalnya, sepulang kerja korban dan pelaku ini janjian bertemu di suatu tempat di kawasan Simpang Cadas, Tangerang.

"Hubungan antara pelaku dan korban merupakan rekan kerja di suatu perusahaan di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang. Saat bertemu sepulang bekerja, keduanya sepakat untuk jalan-jalan menggunakan sepeda motor milik korban," jelasnya, Jumat 6 Desember 2024.

Pada saat di SPBU Desa Gaga, keduanya saling berbincang-bincang. Korban bercerita sedang menyukai seseorang.

Lalu, pelaku bertanya bagaimana pandangan korban terhadapnya. Kemudian dijawab korban, pelaku tidak pernah merapikan rambut, berkulit hitam, dan tidak akan punya pacar kalau tidak dijodohkan.

"Akibat perkataan tersebut, pelaku merasa sakit hati dan langsung merencanakan pembunuhan terhadap korban, dengan mengajak korban ke pinggir Kali Cisadane, Desa Gaga untuk berfoto-foto," terang Zain.

Selanjutnya, saat korban berdiri dipinggir Kali Cisadane, pelaku langsung memukul kepala korban dari belakang menggunakan kayu yang didapat disekitar lokasi. Korban pun tersungkur.

Korban sempat melawan dan meronta, tapi pelaku yang sudah gelap mata membekap mulut korban, lalu memukuli wajah korban menggunakan tangan kosong.

"Mengetahui korban tak bergerak, pelaku kemudian pelaku menyeret tubuh korban ke semak-semak dan pergi meninggalkan korban menggunakan sepeda motor milik korban," ungkap Zain.

Terungkapnya kasus pembunuhan ini berawal dari ditemukannya jasad korban dalam keadaan separuh telanjang dan luka kepala akibat kekerasan di semak-semak rumput pinggiran Kali Cisadane, pada Rabu 4 Desember 2024, petang.

Pasca penemuan jasad korban, Polisi bergerak cepat hingga berhasil mengungkap identitas korban. Dari situ didapatkan informasi bahwa orang terakhir yang bertemu dengan korban adalah teman kerjanya yakni pelaku.

Setelah diketahui, pelaku pun langsung ditangkap Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Unit Reskrim Polsek Jatiuwung, dan Unit Reskrim Polsek Pakuhaji. 

Kasat Reskrim Kompol David Yanuar Kanitero mengungkapkan saat diintrogasi keterangan pelaku selalu berubah-ubah, hingga akhirnya petugas melakukan pendalaman.

"Kami menemukan teman korban yang menerima gadai sepeda motor korban. Akhirnya pelaku mengakui perbuatannya membunuh korban karena sakit hati," jelasnya.

Kini pelaku mendekam di sel tahanan Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya. Pelaku diancam dengan pasal pembunuhan berencana dan atau pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP.

"Ancaman hukumannya penjara 20 tahun penjara atau seumur hidup dan atau hukuman mati," pungkas David.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

KAB. TANGERANG
Banyak Pabrik Hengkang, Sektor Konstruksi Bakal Geser Dominasi Industri di Kabupaten Tangerang

Banyak Pabrik Hengkang, Sektor Konstruksi Bakal Geser Dominasi Industri di Kabupaten Tangerang

Jumat, 17 April 2026 | 20:22

Ekonomi Kabupaten Tangerang menunjukkan pertumbuhan yang impresif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) wilayah ini mencapai 5,67 persen pada tahun 2025, melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill