Connect With Us

Wapres Gibran Minta Revitalisasi Pasar Anyar Selesai Akhir Februari 2025

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 Januari 2025 | 21:09

Wapres Gibran Rakabuming meninjau langsung progres revitalisasi Pasar Anyar, Kota Tangerang, Jumat 24 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Mengawal misi Asta Cita pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung progres revitalisasi Pasar Anyar, Kota Tangerang, Jumat 24 Januari 2025.

Wapres sempat berkeliling di pasar legendaris yang menjadi pusat perekonomian sejak 1967 ini.

Pada kesempatan yang sama, Wapres menekankan pasar tradisional memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

Sebab, para pedagang di pasar tradisional merupakan penyambung dan perantara antara produsen lokal dengan konsumen luas.

"Pasar tradisional seperti Pasar Anyar memegang peran penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing," katanya.

Wapres pun optimistis, revitalisasi tidak hanya akan meningkatkan daya tarik Pasar Anyar sebagai destinasi belanja utama, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang.

"Dengan pendekatan modern dan fasilitas yang terintegrasi, diharapkan pasar ini menjadi model pasar tradisional masa depan yang lebih produktif dan efisien," katanya.

Ia juga berpesan kepada Pemerintah Kota Tangerang agar menyelesaikan proses revitalisasi itu paling lambat pada Februari 2025, sehingga bisa segera digunakan masyarakat.

Diketahui, revitalisasi Pasar Anyar dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai segmen. Fasilitasnya mencakup area perdagangan basah, sembako, hingga layanan publik, seperti masjid dan ruang olahraga di lantai atas.

Tak hanya itu, ruang terbuka hijau dan gerai pelayanan publik Pemerintah Kota Tangerang juga akan dihadirkan di pasar ini, untuk menambah pengalaman belanja yang ramah, nyaman, dan asri bagi pengunjung.

Dengan luas total bangunan mencapai 27.220 meter persegi, pasar ini akan menjadi pusat ekonomi yang tertata dan modern, serta mampu menampung hingga 1.677 unit kios dan los pedagang.

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan sesuai arahan Wapres, pihaknya menargetkan maksimal pada akhir Februari 2025, proses revitalisasi tersebut dapat selesai. Saat ini, progresnya sudah mendekati selesai 97,5%.

"Tinggal 2,5% lagi semoga dapat segera diresmikan. Targetnya adalah pada pertengahan atau akhir Februari nanti revitalisasi bisa selesai sesuai yang diminta oleh Wapres tadi," jelasnya.

Nurdin menambahkan, dengan revitalisasi ini akan muncul Pasar Anyar Reborn bernuansa modern yang tentunya ini merupakan persembahan untuk masyarakat Kota Tangerang.

BISNIS
JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:26

Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill