Connect With Us

Diguyur Hujan Semalaman, 15 Titik di Kota Tangerang Terendam Banjir

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 29 Januari 2025 | 11:50

Banjir di kawasan Jurumudi, Kota Tangerang, Rabu, 29 Januari 2025, pagi akibat diguyur hujan pada Selasa, 28 Januari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Selasa, 28 Januari 2025, sore menyebabkan banjir di 15 titik. Hujan yang berlangsung selama berjam-jam sejak pukul 17.00 WIB ini membuat sejumlah kawasan tergenang air dengan ketinggian bervariasi.  

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, hingga Rabu, 29 Januari 2025, sekira pukul 09.00 WIB, pagi, masih ada enam titik yang terendam banjir. 

Di Perumahan Bandara Mas IX Blok Z, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, ketinggian air bahkan mencapai 150 cm.  

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Tangerang Ubaidillah Anshar mengatakan bahwa sejak awal kejadian petugas gabungan telah diterjunkan untuk menangani situasi dengan menormalkan aliran air di pintu air dan rumah pompa, serta mengevakuasi warga yang terdampak, terutama di wilayah Kecamatan Benda.  

"Drainase di 15 titik terdampak langsung ditangani oleh DPUPR dan OPD terkait lainnya, kini tersisa yang cukup parah yaitu Neglasari dan Benda," ujarnya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama instansi terkait lainnya juga telah melakukan penanganan terhadap drainase di semua lokasi terdampak.

Di Kecamatan Benda, banjir merendam lima titik, yaitu Rawa Bokor RT 004/RW 004, Rawa Bokor RW 004/RW 010 Kelurahan Benda, Gang Pemuda RT 004/RW 008 Kelurahan Jurumudi, RW 006/RW 007 Kelurahan Jurumudi Baru, serta Perumahan Alam Raya RT 006/RW 011 Kelurahan Jurumudi. Di wilayah ini, ketinggian air rata-rata mencapai 100 cm.  

Sebagian warga terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Warga diungsikan di beberapa lokasi, seperti Pos Pemadam Kebakaran, Kantor Kelurahan Benda, Masjid Jami Al Barkah, Masjid Al Furqon, Majelis Taklim Al Asnhor, serta Musala As Syuhada.

BANTEN
PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:50

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.

KOTA TANGERANG
Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill