MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, tengah bersiap untuk menghadapi puncak arus mudik Lebaran 2025.
Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena mengungkapkan pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik tahun ini.
"Termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik," ujarnya, Senin 24 Maret 2025.
Menurut perkiraan awal, lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi mulai tanggal 26 hingga 28 Maret mendatang.
"Untuk jumlah penumpang pada periode tersebut diperkirakan mencapai 3.000 hingga 4.000 orang," ungkapnya.
Meski demikian, hingga saat ini pergerakan penumpang masih terpantau belum terlalu signifikan. Namun, pihak Terminal Poris tetap bersiap mengantisipasi lonjakan yang kemungkinan besar terjadi mendekati puncak arus mudik.
Termasuk menyediakan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan penumpang, serta pengawasan ketat terhadap kendaraan yang beroperasi.
"Pengamanan akan diperketat, termasuk pengawasan terhadap pengemudi dan armada bus, demi memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik," tambah Alwien.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Menghabiskan akhir pekan kini tidak harus keluar kota untuk mendapatkan suasana liburan. Menjawab tren masyarakat yang menginginkan pengalaman bersantap sekaligus rekreasi, ARYADUTA Lippo Village menghadirkan Saturday Tropical Brunch
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews