Connect With Us

32 Ton Produk RDF TPA Rawa Kucing Dikirim ke Industri

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 28 Mei 2025 | 22:49

Pengiriman perdana 32 ton produk RDF TPA Rawa Kucing dilepas Wali Kota Tangerang Sachrudin, bertempat di Kantor DLH Kota Tangerang, Rabu 28 Mei 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 32 ton Refuse Derived Fuel (RDF) hasil pengolahan sampah dari TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang akhirnya dikirim perdana secara komersial.

Produk seharga Rp300 ribu per ton itu dikirim menuju pabrik milik PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk, yang telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemkot Tangerang, dua hari lalu.

Pengiriman perdana ini dilepas langsung oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin, didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, bertempat di Kantor DLH Kota Tangerang, Rabu 28 Mei 2025.

Wali Kota menyampaikan, hasil pengolahan sampah dari TPA Rawa Kucing tersebut kini dimanfaatkan sebagai energi alternatif oleh PT SBI Tbk, guna mengurangi penggunaan bahan bakar batubara.

"Ini menunjukkan komitmen kuat kita dalam mengatasi persoalan sampah secara inovatif. Namun demikian, upaya ini juga harus dibarengi dengan edukasi masif kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mulai dari lingkungan rumah tangga," ujar Sachrudin.

Sachrudin menambahkan, saat ini terdapat dua mesin RDF yang aktif beroperasi, dengan kapasitas produksi sampai 30 ton RDF per hari dari sekitar 50 ton sampah yang diolah.

Ia berharap produksi dan pengiriman RDF dapat ditingkatkan seiring dengan rencana penambahan unit mesin.

"Ke depan, kami menargetkan pengiriman RDF tak hanya dilakukan setiap minggu, tetapi jika memungkinkan, dapat dilakukan setiap hari," tambahnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi, menjelaskan, kerja sama ini memiliki nilai ekonomi, di mana harga 1 (satu) ton RDF dipatok senilai Rp300 ribu.

Namun fokus utama adalah pada pengurangan volume sampah dan keberlanjutan pemanfaatannya sebagai energi alternatif.

"Nilai ekonomis memang ada, namun yang lebih penting adalah keberlangsungan kerja sama ini sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Harapannya, PT SBI Tbk terus menjadi mitra strategis Kota Tangerang dalam pemanfaatan RDF," jelas Wawan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah

Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.

BANDARA
WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 | 16:12

Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill